Menurut Wening jumlah pendaftar SNBT meningkat dibanding tahun sebelumnya. Jika menilik persebaran minat calon mahasiswa yang mendaftar pada program studi yang ada di UGM, Fakultas Hukum menempati peringkat tertinggi dengan jumlah pendaftar mencapai 3.654 peserta.
Disusul Fakultas Psikologi dengan jumlah pendaftar 3.601 dan Fakultas Kedokteran mencapai 3.155 peserta.
“Melihat data ini memperlihatkan adanya pergeseran minat dibanding tahun sebelumnya di mana Fakultas Psikologi berada di posisi pertama sebagai program studi terfavorit di SNBT 2024,” ungkapnya.
BACA JUGA FH UGM Bentuk Tim Hukum Dampingi Keluarga Argo, Mahasiswa yang Tewas Ditabrak BMW
Jika melihat perkembangannya jumlah pendaftar SNBT secara keseluruhan dalam pada empat tahun terakhir, kata Wening, UGM berhasil mempertahankan posisi sebagai universitas dengan peminat terbanyak.
“Adanya kecenderungan peningkatan minat pendaftar selama empat tahun terakhir,” terangnya.
Selain jalu SNBT, kata Wening, UGM juga membuka Jalur International Undergraduate Program (IUP) dengan daya tampung 1.039.
Lalu pada jalur SNBP 2025 menerima sebanyak 2.783 mahasiswa atau 30% dari daya tampung. Jumlah pendaftar SNBP UGM tahun 2025 ini meningkat dibanding tahun 2024.
“Tahun 2024 pendaftar SNBP UGM sampai 31.289 peserta, naik di tahun ini jadi 32.429 peserta,”jelasnya.
Dalam rangka mewujudkan pendidikan inklusif, ujar Wening, UGM juga membuka jalur seleksi Mandiri.
Bagi calon mahasiswa yang belum beruntung di jalur SNBT, katanya, UGM masih membuka pendaftaran di jalur ini sebagai pilihan. “Persentase daya tampung di jalur ini paling besar yakni 40% dari total daya tampung,” katanya.
BACA JUGA Ditutup Masker, Polresta Sleman Resmi Menahan CPP Penabrak Argo Mahasiswa FEB UGM
Wening mengimbau agar calon mahasiswa dapat mengakses informasi lengkap seputar penerimaan jalur seleksi Mandiri di laman resmi UGM.
Selain itu, ia juga mengimbau agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan dan tidak tergiur dengan modus dari oknum yang menawarkan jaminan diterima kuliah di UGM dengan membayar sejumlah biaya.
“Saya mengimbau agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan dengan modus seperti itu,” ucapnya.