Faisol, mahasiswa UNESA (Instagram/@faaaisol)
INDOZONE.ID - Kebijakan "bebas skripsi" memang sedang jadi primadona di kalangan mahasiswa. Banyak yang menyambutnya dengan antusiasme.
Namun, di tengah tren ini, ada satu mahasiswa (UNESA) asal Sampang, Madura, yang justru memilih jalan berbeda dan berhasil mencuri perhatian: Faisol.
Mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan ini memutuskan untuk tetap gigih mengerjakan skripsinya, lho!
Faisol dikenal aktif baik di bidang akademik maupun organisasi. Ia memiliki segudang prestasi, bahkan berhasil lolos Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).
PIMNAS adalah ajang bergengsi kompetisi ilmiah tingkat nasional bagi mahasiswa Indonesia. Dalam acara ini, mahasiswa mempresentasikan gagasan kreatif dan inovatif mereka dalam berbagai bidang ilmu.
Lolos PIMNAS sendiri merupakan pencapaian luar biasa dan merupakan "tiket emas" bagi Faisol untuk melewatkan skripsi.
Namun, baginya, skripsi adalah pembuktian atas perjuangan dan proses belajarnya selama menempuh perkuliahan.
"Saya tahu ada kebijakan yang memungkinkan lulus tanpa skripsi," ujar Faisol dengan mantap.
"Tapi bagi saya, skripsi itu bukan hanya soal lulus. Melainkan proses perjuangan, pembuktian, dan kontribusi akademik," tuturnya, mengungkapkan keinginannya untuk meninggalkan jejak di masa perkuliahannya.
Skripsi Faisol bertajuk "Implementasi Kebijakan Sekolah Penggerak di SMPN 3 Camplong Kabupaten Sampang" mengangkat topik dari daerah asalnya.
Faisol memiliki keinginan kuat untuk memberikan sumbangsih nyata bagi kemajuan pendidikan di kampung halamannya.
Baca juga: Maba ITB Inspiratif dari Ranah Minang: Bukti Nyata Raih Mimpi
Keputusan Faisol ini pun menuai banyak pujian. Dosen pembimbing, teman-teman, bahkan seluruh civitas akademika UNESA mengapresiasi kegigihan dan kontribusinya untuk wilayahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@infomdr