Ilustrasi uang untuk pendidikan (freepik)
INDOZONE.ID - Buat kamu yang tertarik untuk lanjut studi ke program S2 atau master, pastinya harus ada persiapan matang. Apalagi kalau kamu ingin mendapatkan beasiswa. Salah satu persiapannya yaitu membuat esai, sebagai salah satu syarat.
Esai ini bisa juga jadi penentu beasiswa S2 untuk lolos ke tahap selanjutnya. Dengan demikian, kamu harus buat esai secara spesifik, sesuai dengan profil, pengalaman, hingga potensi masa depan.
Dalam pembuatan esai untuk beasiswa, pastinya berbeda buat fresh graduate atau pekerja. Esai keduanya memiliki perbedaan, walaupun gak ada aturan spesifik yang menjadi pakem pada pembuatan esainya.
Namun, pembedaan ini sebenarnya bisa membantu pencari beasiswa biar lebih tepat dalam menulis esainya. Nah, berikut beberapa cara bikin esai yang lebih next level buat fresh graduate dan pekerja.
Fokus dan Strategi
Buat fresh graduate, esai nya lebih pada menampilkan potensi, visi, dan kesiapan akademik. Kamu bisa menunjukkan memiliki potensi di masa depan.
Sementara itu, fokus esai buat para pekerja lebih menampilkan pengalaman kerja. Selain itu, kamu bisa menjelaskan bagaimana S2 bisa membantu dan memberikan dampak pada pekerjaan.
Pembuatan esai juga perlu strategi, gak bisa asal-asalan. Buat fresh graduate, lebih tonjolkan growth mindset, kesiapan belajar, serta kontribusi di masa depan. Sedangkan para pekerja, lebih menampilkan problem-solving skill, dampak kerja, serta kesiapan implementasi setelah studi.
Baca juga: Liburan Semester Anti Gabut: 8 Ide Produktif dan Seru Isi Hari
Pembuatan Latar Belakang
Bagian pertama yang harus diperhatikan yakni bagian latar belakang. Bagi fresh graduate, buat lebih fokus pada ketertarikan akademik dan kegiatan selama masa studi.
Kamu bisa ambil satu tema dari pengalaman sebagai mahasiswa, misalnya riset, organisasi, atau kejuaraan. Lalu tarik poin atau benang merahnya ke bidang S2 yang dipilih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@kobieducation