Mahasiswa KKN menginisiasi budi daya lalat BSF.
INDOZONE.ID - Siapa sangka, lalat yang sering dianggap sebagai hewan pengganggu justru bisa menjadi solusi masalah sampah dan ekonomi warga?
Inovasi ini yang ditawarkan Tim KKN Tematik 145 Universitas Diponegoro kepada pengelola Bank Sampah Mawar Merah, Kelurahan Tugurejo, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Lewat program budi daya lalat black soldier fly (BSF) dan maggot, mahasiswa Undip membantu pengelola bank sampah memecahkan persoalan sampah. Kegiatan edukasi diselenggarakan akhir Juli lalu.
Program ini lahir dari keprihatinan terhadap menumpuknya sampah rumah tangga yang berpotensi menimbulkan bau tak sedap dan mengundang penyakit.
Baca juga: 2 Mahasiswa Palestina Ambil Kuliah Speasialis di UNAIR, Bantu Masyarakat Gaza Jadi Motivasi Utama
“Kami ingin memberikan solusi berkelanjutan untuk pengelolaan sampah, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga Tugurejo khususnya pengelola Bank Sampah Mawar Merah” ujar Devi selaku koordinator program.
Lalat BSF berbeda dengan lalat biasa yang menyebarkan penyakit. Maggot lalat BSF bisa mengurai sampah organik menjadi pupuk kompos. Kemudian maggotnya juga bisa digunakan sebagai pakan ternak.
Selain memberikan terori budi daya lalat BSF, Mahasiswa Undip juga melatih langsung pengurus Bank Sampah Mawar Merah.
Dengan begitu, pengurus bank sampah memahami setiap tahapan, mulai dari pemilihan media, penebaran larva, hingga panen maggot yang bisa dijual atau dijadikan pakan ikan dan unggas.
Baca juga: Optimalkan Potensi Ekonomi, Mahasiswa Undip Beri Pendampingan bagi UMKM di Kelurahan Pedurungan Lor
Tak hanya itu, tim juga mengedukasi pengurus Bank Sampah Mawar Merah mengenai manfaat residu hasil penguraian (kasgot) yang bisa dijadikan pupuk organik.
Dengan adanya program budi daya BSF ini, Tim KKN 145 berharap masyarakat Tugurejo dapat mengelola sampah organik secara mandiri, menekan pencemaran lingkungan, dan memanfaatkan hasilnya untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung