Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Selasa, 29 JULI 2025 • 15:34 WIB

Buku Tabungan Sampah, Inovasi Mahasiswa KKN UNDIP di Sambiroto

Buku Tabungan Sampah, Inovasi Mahasiswa KKN UNDIP di SambirotoMahasiswa KKN Undip bersama Warga Sambiroto (Bayu/Z Creators)

INDOZONE.ID - Mahasiswa KKN-T 118 Universitas Diponegoro Kelompok 6 mengusulkan program kerja Buku Tabungan Bank Sampah sebagai terobosan dalam pengelolaan sampah terpadu di RW 07 Kelurahan Sambiroto. Program ini tidak hanya bertujuan mengurangi jumlah sampah rumah tangga dan memberikan nilai ekonomis bagi warga, tetapi juga membantu proses pendataan pengelolaan sampah melalui SIM PKK Kota Semarang, yang kini mulai diterapkan secara bertahap di tingkat kelurahan.

Usulan ini disampaikan oleh Bayu Setiawan, mahasiswa KKN-T 118 Universitas Diponegoro Kelompok 6 yang ditempatkan di Kelurahan Sambiroto, khususnya di RW 07. Bayu membawa gagasan tersebut dalam forum Rapat Koordinasi (Rakor) PKK RW 07 yang dihadiri oleh perwakilan 2–3 orang dari setiap RT di lingkungan RW. Usulan ini disampaikan pada hari Minggu, 6 Juli 2025, saat Rakor PKK RW 07 yang rutin digelar setiap minggu pertama di Balai RW 07 Kelurahan Sambiroto.

Selain sebagai bentuk edukasi lingkungan dan upaya pengurangan sampah, usulan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan untuk mempermudah pendataan aktivitas pengelolaan sampah di tingkat RT dan RW. Dengan adanya buku tabungan bank sampah yang terdokumentasi secara tertib, pencatatan dapat lebih mudah diintegrasikan ke dalam sistem SIM PKK Kota Semarang, sehingga mendukung transparansi dan akurasi laporan kegiatan PKK di bidang lingkungan.

Baca juga: Workshop Pembuatan Pupuk Berbahan Dasar Kerang dan Branding Produk bersama KKN IDBU TIM 1 KELOMPOK 4 UNDIP

Buku Tabungan Sampah, Inovasi Mahasiswa KKN UNDIP di SambirotoMahasiswa KKN Undip dan warga Sambiroto mulai gunakan buku tabungan bank sampah (Bayu/Z Creators)

Dalam Rakor PKK, Bayu memaparkan konsep dan manfaat buku tabungan bank sampah, termasuk simulasi pencatatan kepada perwakilan RT yang hadir. Respons yang diterima cukup beragam. Ibu Joni, selaku Ketua RT 01, menyambut baik usulan tersebut dan berencana menyosialisasikannya kepada warga, karena dinilai memberi manfaat nyata, baik secara ekonomi maupun dalam pelaporan kegiatan PKK.

Tak hanya RT 01, RT 04 dan RT 07 juga memberikan tanggapan positif. Namun, RT 02 dan RT 03 belum menyetujui usulan tersebut karena merasa sistem pengelolaan sampah yang sudah berjalan cukup efektif dan tidak membutuhkan perubahan. Sementara itu, RT 05 dan RT 06 enggan memberikan tanggapan.

Baca juga: Remaja Paham Rasa Cinta, Batasan dan Pilihan Bijak: Mahasiswa KKN UNDIP Sosialisasikan Cinta Sehat di Bandengan

Pada Minggu, 27 Juli 2025, dilakukan penerapan buku tabungan bank sampah dalam kegiatan pilah sampah di Pos Kamling RT 01 RW 07 Kelurahan Sambiroto. Ibu Joni menyampaikan bahwa program ini sangat membantu dalam pendataan jumlah sampah yang dikumpulkan oleh tiap rumah di wilayahnya, yang kemudian datanya dapat dikirimkan melalui aplikasi SIM PKK Kota Semarang.

Harapannya, program ini dapat memberikan dampak positif di RT 01 maupun RW 07 Kelurahan Sambiroto, serta menjadi langkah awal yang potensial untuk menyatukan sistem pengelolaan sampah sekaligus memperkuat pendataan berbasis aplikasi di tingkat kelurahan, sesuai arahan program kerja PKK Kota Semarang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Buku Tabungan Sampah, Inovasi Mahasiswa KKN UNDIP di Sambiroto

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!