Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Jumat, 15 AGUSTUS 2025 • 16:35 WIB

Mahasiswa Kedokteran Hewan UNAIR Jadi Best Presenter dalam Ajang Konferensi Internasional

Mahasiswa Kedokteran Hewan UNAIR Jadi Best Presenter dalam Ajang Konferensi InternasionalVania sedang melakukan proses nekropsi ayam KUB saat penelitian (unair.ac.id)

INDOZONE.ID - Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) kembali torehkan prestasi. Kali ini, ia berhasil meraih 1st Best Presenter Kategori Sustainable and Livestock Practices.

Dia adalah Vania Athalia Indarto Putri, mahasiswa jurusan S1 Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UNAIR

Ia berhasil meraih prestasi tersebut dalam ajang The 5th International Conference on Veterinary Medicine and Health Science (ICVMH) 2025. 

Baca juga: KDM: Pemprov Jabar Siapkan Dana hingga Rp30 Miliar untuk Mahasiswa IPB University

Berawal dari Skripsi, Berakhir di Konferensi

Vania mengungkapkan rasa syukur atas torehan ini, apalagi pesaingnya banyak peneliti senior dan akademisi dari luar negeri. 

Selama prosesnya, ia dibimbing oleh Prof. Mirni Lamid sebagai dosen pembimbing, yang juga Dekan FKH UNAIR. Prof. Mirni bukan hanya membimbing, tapi juga terus mendorong Vania buat partisipasi dalam konferensi internasional tersebut.

“Pencapaian memotivasi saya terus mengembangkan kemampuan akademik dan profesional,” katanya.

Baca juga: Mahasiswa UGM Ciptakan CHA-EXO, Inovasi Tingkatkan Respon Imun Buat Vaksin Tanpa Suntik

Angkat Riset Tentang Ayam KUB

Dalam ajang tersebut, Vania mengangkat topik dengan judul “Potential of Phytase and Protease Enzymes on Tenderness and Cooking Loss in Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) Chicken Thigh Meat”.

Mereka melakukan evaluasi terhadap pengaruh suplemen enzim fitase dan protease pada pakan, dilakukan terhadap dua parameter dari kualitas daging paha ayam KUB. Parameter tersebut menjadi tingkat keempukan yang telah diukur secara objektif Warner-Bratzler Shear Force dan persentase cooking loss. 

Desain percobaan dilakukan secara acak lengkap, serta beberapa level dosis enzim. Studi ini dilakukan untuk mengidentifikasi dosis yang diberikan, untuk perbaikan kualitas fisik daging ayam KUB.

“Sehingga dapat menjadi basis ilmiah untuk formulasi pakan fungsional yang cocok bagi ras lokal unggul,” tuturnya.

Penelitian tersebut dinilai relevan buat meningkatkan mutu serta nilai tambah produk hewani lokal. 

Baca juga: Covatab: Tablet Pasta Gigi Ramah Lingkungan Ciptaan Mahasiswa UNY

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unair.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mahasiswa Kedokteran Hewan UNAIR Jadi Best Presenter dalam Ajang Konferensi Internasional

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!