Ilustrasi mahasiswa mengerjakan skripsi (freepik)
INDOZONE.ID - Skripsi jadi salah satu tahapan yang bikin pusing, lelah, dan mumet selama kuliah. Ini jadi salah satu tahapan yang wajib dilalui, tapi justru banyak mahasiswa merasa tertekan menghadapinya.
Apalagi, kalau sudah bertemu dengan dosen pembimbing karena mungkin saja dapat revisi berkali-kali. Pada akhirnya, banyak mahasiswa kewalahan untuk menyelesaikan penelitiannya.
Baca juga: STF UIN Jakarta Galang Dana Beasiswa di Wisuda Akbar ke-137
Kondisi ini sering banget terjadi karena kurangnya persiapan sejak awal. Sebagai contoh, topik yang kurang cocok, gak paham metode penelitian, bahkan gak mengikuti arahan dari dosen pembimbing dengan benar.
Oleh sebab itu, wajib banget bagi mahasiswa buat mengetahui strategi sejak awal, saat ingin menyusun skripsi. Tips berikut ini bisa bantu kamu meminimalkan revisi skripsi sehingga bakal cepat diterima.
Baca juga: Banyuwangi Sambut Perkuliahan Perdana ISI Surakarta, Seni dan Budaya Jadi Kurikulum Utama
Tindakan ini sering banget terjadi di kalangan mahasiswa saat menyusun skripsi. Cuma asal copy-paste sehingga terkena banyak plagiasi. Padahal, plagiasi dalam ranah akademik itu sangat tidak boleh dilakukan.
Jika ingin mengutip, cobalah untuk parafrase dengan perlahan dan benar. Dengan cara ini, skripsimu akan lebih aman dan dijamin cepat diterima dosen.
Baca juga: 3 Hal yang Wajib Dilakukan Siswa Kelas 12: Tentukan Jurusan Kuliah, Atur Waktu, hingga Relasi
Mungkin, sebagian mahasiswa masih menyampingkan terkait sitasi. Padahal, ini penting banget dalam penelitian. Pastikan gunakan format sesuaikan dengan apa yang diminta, misalnya APA/MLA.
Kalau ingin membuat sitasi, bisa gunakan tools untuk bantu kamu dan biar gak salah style. Banyak dosen yang memperhatikan secara detail persoalan sitasi, ini juga akan buat skripsimu terlihat lebih rapi.
Baca juga: Keisha Rochelline Simorangkir, Mahasiswa FKUI yang Berhasil Raih Juara Dua di COC Season 2
Penulisan latar belakang, rumusan masalah, sampai metode penelitian wajib nyambung dan logis. Ketiga bagian ini jadi fondasi awal untuk kamu saat ingin menyusun penelitian.
Latar belakang berfungsi menjelaskan alasan kenapa penelitian dilakukan. Sementara rumusan masalah, pertanyaan penelitian yang dilahirkan dari masalah. Lalu, metode penelitian adalah cara yang dipilih untuk melakukan penelitian, seperti kualitatif atau kuantitatif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@helpin.official