Ilustrasi sekolah perhotelan (freepik)
INDOZONE.ID - Sering dengar perguruan tinggi seperti universitas atau institut? Padahal sama-sama perguruan tinggi, tapi kenapa ada banyak sebutan untuk kampus?
Bukan sekadar nama pembeda, tapi memang ada perbedaan di dalamnya. Buat mahasiswa mungkin sudah familiar, tapi apa kamu tahu di mana letak perbedaannya? Atau justru selama ini kira semua sama?
Pembeda paling signifikan terlihat dari fokus kampus, suasana belajar, dan peluang karier lulusannya. Biar nggak bingung, yuk bahas satu-satu jenis perguruan tinggi dan karakter khasnya!
Baca juga: Kampus Berdampak vs Universitas Riset: Mana yang Cocok Buat Gaya Belajarmu?
Kalau kamu suka suasana kampus besar dengan banyak jurusan dan kegiatan, universitas bisa jadi pilihan utama.
Jenjang pendidikannya juga luas, mulai dari D3 sampai S3, mencakup sains, sosial humaniora, hingga vokasi. Contohnya Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Brawijaya.
Baca juga: Tak Cuma Info Kampus dan Beasiswa, 4 Hal Ini Juga Wajib Kamu Pikirkan Sebelum Lanjut S2
Beda dengan universitas yang mencakup semua bidang, institut justru lebih spesifik. Jadi kalau kamu suka mendalami satu bidang misalnya seni atau teknologi, kamu bisa pilih institut.
Jenjangnya umumnya dari D3 hingga S2. Contohnya Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Institut Seni Indonesia (ISI).
Politeknik cocok buat kamu yang lebih suka praktik langsung daripada teori. Bukan berarti tanpa teori, tapi porsinya memang jauh lebih kecil dibanding praktik.
Baca juga: 5 Universitas Terbaik di Inggris, Mana yang Jadi Kampus Impianmu?
Di politeknik, kamu akan lebih sering belajar di bengkel, laboratorium, atau lapangan untuk mengasah keterampilan. Lulusannya biasanya sudah siap kerja dengan bekal skill yang kuat.
Jenjangnya dimulai dari Ahli Pratama (D1) sampai Doktor Terapan (S3). Contohnya Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, dan Politeknik Keuangan Negara STAN.
Di sekolah tinggi, mahasiswa belajar dengan fokus pada satu rumpun ilmu, misalnya ekonomi, statistik, kesehatan, atau pemerintahan. Berbeda dari perguruan tinggi lain, sekolah tinggi biasanya hanya menerima pendaftaran melalui seleksi mandiri. Gelarnya berkisar dari D1 sampai S2.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@skolla.online