INDOZONE.ID - Melalui program pengabdian kepada masyarakat, tim Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menghadirkan pembelajaran tentang rokok.
Tim Abmas FKK ITS mengajak siswa kelas 5, SDIT Al Uswah Keputih, Surabaya, untuk memahami bahaya rokok dan dampaknya.
Mereka memperkenalkan pendidikan kesehatan melalui inovasi media pembelajaran tiga dimensi (3D) yang menarik dan interaktif.
“Dengan media 3D, siswa bisa belajar sambil bermain, melihat langsung simulasi organ tubuh, dan memahami dampak rokok secara visual,” jelas dr. Rizka Nurul Hidayah MBiomed, Ketua Tim Abmas FKK ITS.
Sesi utama diisi oleh dr Rahmah Yasinta Rangkuti SpA MBiomed, yang memaparkan efek rokok terhadap kesehatan anak, mulai dari gangguan paru-paru, risiko ketergantungan nikotin, hingga potensi stunting.
Baca juga: Dari Dadiah, Mahasiswa UNAND Temukan Potensi Probiotik Jadi Inovasi Terapi Alzheimer
Untuk mengukur pemahaman siswa, tim pelaksana mengadakan pre-test dan post-test berisi sepuluh pertanyaan seputar bahaya rokok.
Kegiatan juga dikemas dengan icebreaking dan diskusi kelompok kecil yang difasilitasi oleh mahasiswa Kedokteran semester pertama ITS.
Siswa berkesempatan mempelajari model paru-paru 3D dan melakukan simulasi, untuk melihat perbedaan antara paru-paru sehat dan perokok.
Mahasiswa ITS berperan sebagai fasilitator yang menjelaskan anatomi paru serta mekanisme gangguan pernapasan dengan bahasa yang mudah dipahami siswa.
Selain mengasah kemampuan komunikasi kesehatan, kegiatan ini memperkuat peran siswa dalam kegiatan abmas berbasis edukasi preventif.
Dr. Rizka berharap kegiatan ini dapat membangkitkan kesadaran siswa terhadap bahaya rokok dan menanamkan pola hidup sehat sejak dini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Its.ac.id