Ilustrasi mahasiswa yang kurang percaya diri (freepik.com)
INDOZONE.ID - Kehidupan kampus sering jadi tempat terbaik untuk tumbuh dan menemukan jati diri. Tapi di balik aktivitas kuliah, organisasi, dan tugas yang menumpuk, banyak mahasiswa tanpa sadar mengalami krisis percaya diri.
Padahal, rasa percaya diri adalah modal penting untuk menghadapi tantangan akademik maupun sosial di lingkungan kampus. Ada lima kebiasaan kecil yang sering dianggap sepele, tetapi perlahan bisa mengikis kepercayaan diri mahasiswa.
Baca juga: 7 Alasan Kenapa Mahasiswa Sering Kehilangan Arah dan Tips untuk Menemukannya lagi!
Banyak mahasiswa sering membandingkan diri dengan teman sekelas entah itu soal nilai, kemampuan presentasi, atau prestasi organisasi. Padahal, fokus berlebihan pada kekurangan akan membuat lupa kalau setiap orang punya kelebihan unik.
Setelah presentasi atau ikut lomba, mahasiswa mungkin bilang ke diri sendiri, “Tadi aku jelek banget,” atau “Pasti dosen gak suka hasilku.” Padahal, terlalu sering mengulang kritik justru membuat diri sendiri percaya kalau kamu benar-benar gak mampu.
Kampus itu tempat belajar, bukan tempat sempurna. Jadi, daripada menghukum diri karena kesalahan kecil, gunakan momen itu buat refleksi dan tumbuh.
Kebiasaan menunda akam membuat tugas makin menumpuk dan stres pun datang. Ini hal klasik di kalangan mahasiswa. Padahal, keberanian buat mulai sekecil apa pun justru akan jadi langkah pertama membangun percaya diri.
Entah itu mulai nulis skripsi, daftar lomba, atau ikut organisasi, yang penting bergerak dulu. Karena kampus adalah tempat bereksperimen, bukan tempat takut gagal.
Teman sepergaulan punya pengaruh besar terhadap rasa percaya diri mahasiswa. Kalau kamu dikelilingi orang yang sering meremehkan ide atau pencapaianmu, lama-lama kamu ikut merasa gak cukup baik. Teman yang sehat bukan yang selalu setuju, tapi yang bisa bikin kamu berkembang tanpa menjatuhkan.
Banyak mahasiswa cuma bangga kalau menang lomba nasional atau dapat IPK tinggi. Padahal, pencapaian kecil seperti menyelesaikan revisi tugas, berani bicara di kelas, atau sekadar hadir tepat waktu juga bagian dari proses tumbuh.
Mengapresiasi langkah kecil akan membuat sadar kalau setiap kemajuan layak dirayakan dan dari situlah rasa percaya diri terbentuk.
Baca juga: Lagi Malas tapi Mau Pintar? Ini Tips Jadwal Belajar Efektif Buat Mahasiswa yang Susah Fokus
Hidup di dunia kampus bukan sekadar soal nilai dan prestasi, tapi juga perjalanan mengenal diri. Jadi, mulai sekarang, jangan biarkan kritik, perbandingan, atau tekanan membuatmu lupa siapa dirimu.
Karena percaya diri bukan tentang siapa yang paling menonjol, tapi siapa yang tetap melangkah meski penuh keraguan. Nah, kamu sudah kasih apresiasi untuk diri mu hari ini?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@motivasidiri.nad