INDOZONE.ID - Alat hisap bedah inovatif dari Universitas Brawijaya (UB), Domy Brush Suction, berhasil mengharumkan Indonesia ke kancah internasional.
Dr. Domy Pradana Putra, Sp.OT, Departemen Ortopedi dan Traumatologi Fakultas Kedokteran UB, meraih Juara 2 kategori “Proyek Paling Inovatif – Sektor Swasta”, di ajang Global Innovation Management Institute (GIMI) Innovation Awards 2025.
Baca juga: Selamat! Film Pendek Mania Dunia Nia Karya Mahasiswa Indonesia Juara 1 di Ajang Internasional
Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam upacara yang berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil, pada 7 November 2025.
Acara dihadiri oleh para inovator, eksekutif, dan pembuat kebijakan lebih dari 30 negara.
Institut Manajemen Inovasi Global (GIMI), yang berbasis di AS, memberikan penghargaan bagi inovasi yang unggul dan berdampak nyata, serta selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDGs).
Domy Brush Suction karya Dr. Domy memenangkan penghargaan atas desainnya yang sederhana, nilai klinisnya, dan berdampak nyata pada efisiensi perawatan kesehatan.
Baca juga: FK UNMUL dan Pemkab Kukar Bersinergi Kuatkan SDM Kesehatan, Sasar Pemerataan Dokter di Pedalaman
Inovasinya diakui karena dapat mempercepat alur kerja di ruang operasi, menghemat waktu bedah, dan meningkatkan keselamatan pasien.
“Keberhasilan ini bukan hanya milik saya, tetapi juga milik para mentor, kolega, dan murid-murid saya yang percaya bahwa inovasi adalah bagian dari penyembuhan,” terang Dr. Domy.
Ia menambahkan pencapaian ini mencerminkan dukungan Universitas Brawijaya dan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar di Malang dalam mendorong inovasi yang dipimpin oleh klinisi.
Domy Brusah Suction bermula dari pengalaman Dr. Domy di ruang operasi Rumah Sakit Umum Dr. Saiful Anwar Malang.
Ia sering kali menemukan penyumbatan pada selang suction ketika menjalankan prosedur pembersihan luka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ub.ac.id