Jack Ma adalah pendiri Alibaba Group (haibunda.com)
INDOZONE.ID - Jack Ma adalah pendiri Alibaba Group yang dikenal dengan perjalanan hidup penuh penolakan dan kegigihan.
Kunci keberhasilannya berada pada bagaimana caranya ia membangun pola pikir dan kebiasaan produktif. Ini juga relevan bagi siapa saja yang sedang berproses dan berusaha menata hidup dengan lebih terarah.
Baca juga: Anti Canggung! 5 Tips Cara Ngobrol dengan Siapa pun di Kampus biar Tetap Nyambung
Jack Ma pernah mengalami banyak penolakan, tetapi langkahnya gak pernah berhenti. Konsistensi menjadi fondasi yang membuatnya bertahan ketika orang lain meragukan kemampuannya.
Prinsip ini mengajarkan kalau proses besar sering dimulai dari gerakan kecil yang terus dilakukan tanpa henti.
Jack Ma gak membiarkan energinya habis untuk hal yang gak bisa ia ubah. Fokusnya selalu pada tindakan yang berada dalam kendali.
Ketika fokus hanya diberikan pada hal yang bisa dikelola, pikiran menjadi lebih jernih, pekerjaan lebih terarah, dan langkah terasa lebih stabil tanpa terbebani hal-hal yang tidak seharusnya dipikirkan.
Jack Ma menekankan kalau kerja keras adalah kewajiban, tetapi belajar cerdas adalah pembeda yang membuat seseorang berkembang lebih cepat.
Bekerja tanpa evaluasi hanya menimbulkan lelah, sedangkan bekerja sambil memahami kesalahan justru membuka jalan menuju cara yang lebih efisien.
Bagi Jack Ma, kegagalan adalah guru paling jujur. Ia gak menghindari kesalahan tapi ia mengevaluasi, lalu melanjutkan langkah. Sikap seperti ini menumbuhkan ketenangan dalam menghadapi ketidakpastian.
Ketika kegagalan gak lagi diperlakukan sebagai ancaman, seseorang bisa bergerak lebih bebas, gak ragu mencoba hal baru, dan gak terjebak dalam rasa takut yang menghambat perkembangan.
Jack Ma selalu membagi waktu berdasarkan apa yang paling penting pada hari itu. Gak semuanya harus ditangani dalam satu waktu. Dengan mengetahui prioritas, seseorang dapat mengatur energi secara lebih bijak.
Ada ruang untuk menyelesaikan hal penting, mengambil jeda, lalu kembali bekerja dengan ritme yang lebih sehat dan produktif.
Jack Ma mengambil keputusan dengan cepat, lalu memperbaikinya di perjalanan. Prinsipnya sederhana, terlalu banyak menunda hanya memperlambat perkembangan. Setiap keputusan yang ditunda berpotensi menghambat proses berikutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@habittohabit