Brawijayan Tosan Aji Fest 2025. (Aighiska/Z Creators)
INDOZONE.ID - Sejak berdiri pada 2020, Sanggar Seni Gumelaring Sasangka Aji (GSA) aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan dalam pengembangan seni pedalangan dan karawitan. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pelatihan, pendampingan, hingga pagelaran seni yang melibatkan pelajar, mahasiswa, serta masyarakat luas.
Salah satu mitra utama Sanggar Seni Gumelaring Sasangka Aji (GSA) adalah Universitas Brawijaya. Bersama universitas tersebut, Sanggar Seni Gumelaring Sasangka Aji (GSA) terlibat dalam pagelaran wayang kulit “Karakter Brawijayan” pada program Globalizing Universitas Brawijaya sebagai media pengenalan nilai-nilai Karakter Brawijayan melalui lakon “Dewa Ruci”. Kolaborasi serupa juga hadir dalam rangkaian Brawijayan Tosan Aji Fest 2025 dengan menampilkan pagelaran wayang dan karawitan lakon “Pangeran Sutasoma”, yang melibatkan mahasiswa BIPA LBEKRAF Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya.
Baca juga: Tim Apatte Elang Energi Universitas Brawijaya Juara di Shell Eco-marathon Asia 2025
Di tingkat internasional, Sanggar Seni Gumelaring Sasangka Aji (GSA) turut berpartisipasi dalam kegiatan International Cultural Camp 2025, bekerja sama dengan Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) dan Universitas Brawijaya. Dalam kegiatan tersebut, Sanggar Seni Gumelaring Sasangka Aji (GSA) menampilkan pagelaran wayang kulit dengan lakon “Dewa Ruci” sebagai bagian dari pertukaran budaya.
Kolaborasi dengan Universitas Brawijaya juga terwujud melalui kegiatan bersama UNESCO Chair on Creativity and Sustainable Development in Rural Areas, lewat pagelaran wayang berkarakter Brawijayan yang mengangkat lakon “Bhinneka Tunggal Ika (Pangeran Sutasoma)”.
Karawitan Lakon Pangeran Sutasoma (Aighiska/Z Creators)
Selain itu, Sanggar Seni Gumelaring Sasangka Aji (GSA) menjalin kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Bentuk kolaborasi tersebut antara lain penyediaan pengajar karawitan bagi mahasiswa asing Program BIPA UMM yang dipersiapkan untuk pementasan dalam rangkaian acara wisuda. Sanggar Seni Gumelaring Sasangka Aji (GSA) juga terlibat dalam pagelaran wayang lakon “Gathutkaca Winisudha” bersama Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) UMM melalui unit Swayangkara.
Di tingkat pendidikan menengah, Sanggar Seni Gumelaring Sasangka Aji (GSA) bekerja sama dengan SMA Katolik St. Albertus Dempo Malang dalam penyelenggaraan pelatihan seni pedalangan dan karawitan. Kolaborasi ini bertujuan memperkenalkan seni tradisi kepada pelajar sekaligus memperluas akses pembelajaran seni di lingkungan sekolah.
Melalui berbagai kolaborasi tersebut, Sanggar Seni Gumelaring Sasangka Aji (GSA) berupaya menjadikan seni pedalangan dan karawitan sebagai ruang belajar yang terbuka, kontekstual, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran seni tradisi dalam dunia pendidikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan