INDOZONE.ID - Sampah plastik yang masih marak dijumpai di lingkungan sekolah serta rendahnya kesadaran dalam mengelola sampah-sampah tersebut, mendorong mahasiswa UNS menyelenggarakan program EcoCraft berupa pembuatan gantungan kunci dan tutup botol plastik.
Berlokasi di SD Negeri Dadapsari, Kota Surakarta, para mahasiwa asal UNS ini memberikan pengetahuan pada siswa SD tentang kesadaran lingkungan melalui proses pembelajaran yang kreatif dan interaktif.
Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan dariSepti Triyani, serta arahan dari Kepala SD Negeri Dadapsari, Srinarni, dan para jejeran guru.
Pelaksanaan kegiatan ini dikepalai oleh Erina Nur Azizah serta tujuh mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar lainnya.
Baca juga: Bangkit dari Cedera, Mahasiswa UNESA ini Raih Emas SEA Games di Olahraga Angkat Besi
EcoCraft merupakan suatu proses kerajinan dengan menggunakan bahan dasar yang memenuhi unsur ramah lingkungan, berkelanjutan, dan daur ulang.
Agenda kegiatan dimulai dengan pemaparan materi terkait jenis-jenis sampah, dampak negatif sampah plastik, serta cara mengelola sampah menggunakan metode reduce, reuse, recycle, replace, dan replant (5R).
Para siswa diajak untuk mengumpulkan sampah berupa tutup botol plastik sebagai bahan utama pembuatan EcoCraft.
Mereka berhasil mengumpulkan sebanyak 150 tutup botol yang kemudian dicuci hingga bersih dan dipilah kembali.
Baca juga: Mahasiswa Telekomunikasi ITB Raih Juara 1 Nasional Huawei ICT Competition
Para siswa diberi kebebasan dalam menggunakan ide kreatifnya. Mereka juga turut dibantu oleh mahasiswa dalam membuat gantungan kunci, mulai dari proses pembentukan desain, pemilihan warna, sampai tahapan perakitan.
Kegiatan ini memberi pembelajaran bagi siswa untuk mendapatkan pengetahuan dalam mengelola limbah sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna.
“Kegiatan ini turut melatih keterampilan motorik halus, kemampuan berpikir kreatif, serta rasa percaya diri peserta didik terhadap hasil karya yang mereka buat sendiri,” jelas Erina Nur Azizah.
Kepala SD Negeri Dadapsari, Srinarni menilai program ini dengan baik, mengingat masalah pemanasan global yang tengah diliputi banyak orang saat ini cukup tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Uns.ac.id