Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Jumat, 30 JANUARI 2026 • 14:15 WIB

Tembus Starlink dan NASA, Ini 7 Prospek Kerja bagi Sarjana Teknik Dirgantara!

Tembus Starlink dan NASA, Ini 7 Prospek Kerja bagi Sarjana Teknik Dirgantara!Ilustrasi lulusan teknik dirgantara (Freepik)

INDOZONE.ID - Menjadi lulusan Teknik Dirgantara membuka peluang karier yang sangat luas dan fleksibel. Meskipun memiliki spesialisasi di bidang pesawat terbang, keahlian teknik yang dimiliki  juga bisa diterapkan pada bidang teknik lainnya.

‎Berikut tujuh prospek kerja yang bisa ditekuni oleh lulusan sarjana Teknik Dirgantara. 

7 Prospek Kerja bagi Sarjana Teknik Dirgantara

Baca juga:  Inilah 4 Alasan Mengapa Teknik Sipil Menjadi Pilihan Favorit Calon Mahasiswa!

1. Industri Manufaktur 

‎Lulusan jurusan ini sangat dibutuhkan di perusahaan yang memproduksi pembuatan pesawat maupun komponennya.

‎Selain raksasa global seperti Boeing dan Airbus, Indonesia memiliki PT. Dirgantara Indonesia yang memproduksi berbagai komponen penting, seperti baling-baling untuk pesawat dan helikopter.

2. Jasa Perawatan dan Pemeliharaan (Maintenance)

‎Sama halnya seperti kendaraan darat, pesawat juga memerlukan perawatan rutin yang sangat mendetail karena kompleksitas mesinnya. 

‎Lulusan Teknik Dirgantara berperan penting dalam industri Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO). Salah satu perusahaan terkemuka di bidang ini adalah Garuda Maintenance Facility (GMF).

Baca juga: UNS Dorong Industri Tekstil Bantul Lebih Hijau Melalui Teknik Ecoprint

3. Berkarier di Dunia Militer (TNI)

‎Ada banyak jalan yang bisa ditempuh ingin menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Salah satunya dengan jalur Perwira Prajurit Karier (PAPK TNI) bagi lulusan D4 hingga S2.

Contohnya, pada  2024, TNI Angkatan Darat membutuhkan 5 orang dan TNI Angkatan Udara 1 orang lulusan spesifik. Lokasi tugas (AD, AU, atau AL),  ditentukan sepenuhnya oleh pihak TNI berdasarkan hasil seleksi dan kebutuhan organisasi.

4. Peneliti di Bidang Kedirgantaraan 

‎Dunia penerbangan terus berkembang melalui penelitian mengenai pesawat tanpa awak (drone), efisiensi bahan bakar, hingga material ramah lingkungan. Inovasi-inovasi tersebut tidak hanya diaplikasikan oleh praktisi, tapi ditemukan terlebih dahulu oleh peneliti. 

‎Dahulu, penelitian berpusat di LAPAN, tapi sejak 2021, lembaga tersebut telah dilebur ke dalam BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional).  

Baca juga: Rekrutmen TNI Perwira Karier S1-S2, Simak Syarat dan Jadwal Lengkapnya

5. Industri Jasa Telekomunikasi Satelit

‎Keahlian kedirgantaraan juga sangat relevan untuk pengembangan teknologi satelit ataupun perawatannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Skuling.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tembus Starlink dan NASA, Ini 7 Prospek Kerja bagi Sarjana Teknik Dirgantara!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!