Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Jumat, 19 DESEMBER 2025 • 13:42 WIB

UNS Dorong Industri Tekstil Bantul Lebih Hijau Melalui Teknik Ecoprint

UNS Dorong Industri Tekstil Bantul Lebih Hijau Melalui Teknik EcoprintPengrajin Ecoprint (uns.ac.id)

INDOZONE.ID - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memberikan pendampingan kepada para pengrajin Ecoprint di Desa Jebugan Serayu, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Tim Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) UNS, yang berfokus pada pengembangan ekonomi berbasis kearifan lokal dan ramah lingkungan.  

Baca juga: Revolusi Mencuci! Mahasiswa UMS Ciptakan Detergen Stik Ramah Lingkungan Berbalut Edible Film dari Pati Singkong

Ecoprint adalah teknik pencetakan tekstil yang memanfaatkan bahan-bahan alami seperti daun dan bunga, tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya.

Inovasi kimia dalam ecoprint dikembangkan oleh tim riset UNS sebagai solusi ramah lingkungan untuk industri tekstil modern.

Prof. Dr. Sayekti Wahyuningsih, S.Si., M.Si., dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNS, menjelaskan bahwa ecoprint memiliki potensi besar sebagai produk tekstil ramah lingkungan.

UNS Dorong Industri Tekstil Bantul Lebih Hijau Melalui Teknik EcoprintUNS melakukan pendampingan terhadap pengrajin Ecoprint (uns.ac.id)

“Melalui pendampingan ini, kami berharap para pengrajin ecoprint di Bantul dapat meningkatkan kapasitas produksi, inovasi, serta kesejahteraan ekonomi secara berkelanjutan,” ujarnya. 

Baca juga: UPI Membuat Inovasi Sampah Organik Jadi Telur Omega Super Melalui Program MoMA

Pendampingan yang telah dimulai sejak tahun 2023 tersebut tidak hanya bersifat sesaat, melainkan dilaksanakan secara terarah dan berkelanjutan.

Program ini secara khusus ditujukan kepada perajin batik yang tergabung dalam Paguyuban Tandan Daun, yang beranggotakan 15 perajin.

Berdasarkan pengalaman pemanfaatan ecoprint yang kini dikembangkan di Paguyuban Tandan Daun, setiap anggota telah berhasil menciptakan beragam tekstil dengan motif khas dedaunan.

“Kita mengajarkan kepada perajin batik tentang konsep dasar ecoprint, prosesnya, serta inovasi terbaru yang mendukung keberlanjutan tekstil,” tambahnya.

Baca juga: Langkah Kecil Mahasiswa UAD: Latih Ecoprint untuk Wujudkan Kawasan Bebas Sampah Plastik

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Uns.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

UNS Dorong Industri Tekstil Bantul Lebih Hijau Melalui Teknik Ecoprint

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!