Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 13:39 WIB

Langkah Kecil Mahasiswa UAD: Latih Ecoprint untuk Wujudkan Kawasan Bebas Sampah Plastik

Langkah Kecil Mahasiswa UAD: Latih Ecoprint untuk Wujudkan Kawasan Bebas Sampah PlastikPelatihan Ecoprint PkM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kepada TPA Kuncup Melati (uad.ac.id)

INDOZONE.ID - Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode ke-155 Unit VI.D.1 telah menyelenggarakan pelatihan ecoprint.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menumbuhkan kreativitas yang ramah lingkungan.

Kegiatan dilaksanakan pada 15 November 2025, bertempat di Masjid Baitul Faizin, Gamping Lor, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Baca juga: Tanggapi Darurat Literasi, UAJ Lengkapi Saung Baca Suradita: Ada Pelatihan, Pendampingan dan Sarana Belajar

Pelatihan ini merupakan bagian dari program yang bertujuan untuk mengajak masyarakat memanfaatkan potensi alam sekitar secara kreatif dan lestari.

Sasaran yang dilibatkan dalam kegiatan ini adalah anak-anak dari TPA Kuncup Melati. Melalui program tersebut, para mahasiswa UAD memperkenalkan teknik ecoprint, yaitu metode mencetak motif alami pada kain menggunakan bahan seperti daun, bunga, dan batang tanaman. 

Baca juga: Mahasiswa UNAIR Hidupkan Kampung Peneleh Melalui Edukasi Kreatif dan Pengelolaan Limbah Jelantah

Anak-anak didorong untuk menumbuhkan kreativitas sejak dini, sehingga mereka terlihat sangat bersemangat saat memilih daun, menyusun pola, hingga menekan motif pada kain yang telah dipersiapkan.

Salah satu produk yang dihasilkan dari pelatihan ini, adalah totebag ecoprint. Tas ramah lingkungan yang diharapkan dapat berfungsi sebagai alternatif pengganti kantong plastik.

Selain itu, produk ecoprint punya nilai jual tinggi berkat motif naturalnya yang unik, sehingga berpotensi untuk dikembangkan menjadi kerajinan sekaligus membuka peluang usaha bagi warga sekitar. 

Baca juga: Jurusan Unik! Undana Pamer Karya Mahasiswa Teknik Tenun Ikat di IPACS 2025

Ryfka, salah satu mahasiswa PkM, menyampaikan bahwa proses pelatihan yang ada memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak.

“Mereka sangat bersemangat dan terlihat menikmati prosesnya. Kreativitas mereka benar-benar muncul ketika memilih bahan alam dan membuat motif,” ujarnya.

Ryfka berharap kegiatan pelatihan ecoprint bisa terus berlanjut secara rutin dan memperluas cakupan pesertanya, termasuk melibatkan ibu-ibu di lingkungan sekitar. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Uad.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Langkah Kecil Mahasiswa UAD: Latih Ecoprint untuk Wujudkan Kawasan Bebas Sampah Plastik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!