Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 10:16 WIB

Tak Sekadar KKN, Mahasiswa IPB Sulap Sampah Plastik Jadi Eco-Paving Ramah Lingkungan

Tak Sekadar KKN, Mahasiswa IPB Sulap Sampah Plastik Jadi Eco-Paving Ramah LingkunganKelompok KKN Tematik Babakan Sadeng Squad ITB memperkenalkan eco-paving block berbasis sampah plastik. (ipb.ac.id)

INDOZONE.ID - Menumpuknya limbah plastik yang mencemari lingkungan, mendorong tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Babakan Sadeng Squad IPB University mengembangkan inovasi eco-paving block dengan memanfaatkan sampah plastik.

Kegiatan digelar secara santai dan interaktif di rumah warga, sehingga peserta lebih antusias mengikuti acara hingga usai.

Beberapa jajaran petinggi desa, termasuk Kepala Dusun 2 dan para ketua RT, ikut memeriahkan kegiatan tersebut.

Selama masa KKN, kami mengamati sampah plastik di sini belum ditangani secara maksimal. Sebagian besar hanya dikumpulkan, bahkan dibuang ke aliran sungai. Padahal, jika dikelola dengan tepat, sampah plastik bisa diubah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai guna,” ungkap salah satu anggota tim, Maria.

Baca juga: UNNES Kenalkan Ecoprint ke Dunia Lewat Program ICD 2026 di Desa Ngesrepbalong

Sebelum memulai acara, tim KKN mendampingi warga untuk mengumpulkan beberapa sampah plastik yang dibawa dari rumah masing-masing untuk bahan dasar pembuatan eco-paving block.

Kami dan warga bersama-sama mempraktikkan pembuatan eco-paving block. Tahapannya dilakukan dengan melelehkan sampah plastik menggunakan oli bekas, kemudian mencampurkannya dengan pasir sebelum dicetak menjadi paving block,” tambahnya.

Menurut laman resmi IPB University, warga yang menghadiri kegiatan menunjukkan antusias yang tinggi. Bahkan, beberapa dari mereka baru menyadari bahwa limbah plastik memiliki nilai guna jika diolah dengan tepat.

Ilmu-ilmu yang diberikan oleh mahasiswa IPB sangat membantu dan bermanfaat bagi kami. Setelah melihat dan mencoba langsung prosesnya, kami jadi paham ternyata mudah,” tutur Kepala Dusun 2 Desa Babakan Sadeng.

Baca juga: Kreatif! Mahasiswa UM Hadirkan Sutoma, Pembelajaran Interaktif Matematika Berbasis Kearifan Lokal

Tim Babakan Sadeng Squad menilai paving block yang mereka hadirkan memiliki keunggulan dibanding paving block konvensional, salah satunya ialah lebih ekonomis.

Kehadiran eco-paving block menjadi tanda baik untuk membuka potensi ekonomi desa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ipb.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tak Sekadar KKN, Mahasiswa IPB Sulap Sampah Plastik Jadi Eco-Paving Ramah Lingkungan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!