Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 17:00 WIB

Aspirasi Mahasiswa Ditengah Evaluasi Tata Kelola Pendidikan Tinggi

Aspirasi Mahasiswa Ditengah Evaluasi Tata Kelola Pendidikan TinggiIlustrasi mahasiswa membawa perubahan untuk kepentingan politik (Freepik)

INDOZONE.ID - Aspirasi mahasiswa beberapa waktu ini muncul berkaitan dengan urgensi evaluasi tata kelola pendidikan tinggi di tanah air. Bahkan, aspriasi ini sampai membentuk aksi demonstrasi mahasiswa.

Sejumlah elemen mahasiswa kampus mulai menyuarakan perlunya peninjauan kembali arah kebijakan kementerian di tengah dinamika pendidikan tinggi nasional.

Di Makassar, Himpunan Mahasiswa Islam Koordinator Komisariat Universitas Negeri Makassar mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi posisi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto.

Aspirasi itu dinilai sebagai bagian dari kontrol publik terhadap arah tata kelola pendidikan tinggi.

Baca juga: Mahasiswa FK UNAIR Sukses Taklukkan Ajang Menyanyi Internasional, Raih 2 Gelar Sekaligus

Menurut Praktisi Pendidikan Tinggi UNM, Fery Ashari memandang dinamika yang berkembang saat ini sebagai momentum pembenahan kelembagaan secara proporsional. 

Dia menilai kementerian tengah menghadapi tantangan dalam merumuskan kebijakan yang benar-benar konstruktif bagi dunia akademik.

"Kementerian diharapkan mampu keluar dari ambiguitas kebijakan agar fokus pada mandat utama, yakni pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap terap," kata Fery dalam keterangannya, Rabu (18/2/2026).

Isu rangkap jabatan sendiri menjadi salah satu sorotan utama. Kondisi itu dikhawatirkan berpotensi memecah konsentrasi pimpinan kementerian dalam mengelola sektor pendidikan tinggi yang kompleks dan multidimensi.

Baca juga: Ramadhan Makin Berkualitas! 5 Rekomendasi Aktivitas Ngabuburit untuk Mahasiswa

Dari sisi regulasi, Fery sendiri mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap Pasal 23 Undang Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara yang melarang menteri merangkap jabatan sebagai pejabat negara lain maupun pimpinan di perusahaan negara atau swasta.

Menurutnya, evaluasi tata kelola perlu menitikberatkan pada tiga aspek penting, yakni menjaga netralitas jabatan sesuai amanat Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang Undang Pendidikan Tinggi, memastikan efektivitas kepemimpinan agar tidak terjadi pembagian fokus dalam fungsi strategis, serta menjaga kredibilitas kebijakan agar terhindar dari persepsi konflik kepentingan.

Aspirasi mahasiswa itu sendiri diperkirakan terus bergulir. Aliansi BEM Seluruh Indonesia juga tengah mempersiapkan aksi nasional bertajuk Gelap Gulita Pendidikan Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Aspirasi Mahasiswa Ditengah Evaluasi Tata Kelola Pendidikan Tinggi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!