INDOZONE.ID - IPB University berhasil meraih gelar Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Kegiatan yang digelar di Universitas Ahmad Dahlan tersebut diberikan atas keberhasilan mahasiswa dan dosen IPB dalam menghadirkan program inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
IPB University memborong sejumlah penghargaan sekaligus, yakni Juara 1 Video Terbaik, Juara 1 Dosen Inspiratif, Juara 2 Poster Terbaik, Juara 2 Inovasi Teknologi Terbaik, serta penghargaan tertinggi sebagai Juara Umum Mahasiswa Berdampak 2025.
Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, menyebut capaian tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya selalu berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga mampu menawarkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Baca juga: Daftar Jurusan di Universitas Terbuka 2026: Pilihan Kuliah Fleksibel untuk Berbagai Karier
“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat, mampu menghasilkan karya yang relevan dengan kebutuhan riil di lapangan,” tuturnya.
Prestasi itu mereka raih melalui program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan di Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Program bertajuk "Penerapan Inovasi Atraktor Cumi-Cumi dan Produk Zero Waste di Desa Sangrawayang dalam Mewujudkan Ekosistem Bisnis Menuju Ekonomi Biru" tersebut berfokus pada penguatan sektor perikanan dan ekonomi masyarakat pesisir.
Ketua tim program, Muh Faturokhman, menjelaskan bahwa inovasi tersebut dirancang untuk membantu nelayan meningkatkan hasil tangkapan sekaligus menciptakan peluang usaha baru berbasis potensi lokal.
“Melalui penerapan atraktor cumi-cumi, program ini diharapkan dapat membantu nelayan meningkatkan produktivitas tangkapan secara lebih terarah, efisien, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Program tersebut juga melibatkan nelayan serta anggota Karang Taruna Desa Sangrawayang dalam proses pelaksanaannya.
Selain memberikan pendampingan berbasis teknologi, tim IPB turut mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar masyarakat mampu mengelola usaha mereka secara mandiri.
Dalam pelaksanaannya, program ini mendapat pendampingan dari Prof. Mulyono dan Roza Yusfiandayani yang terlibat dalam tahap perencanaan, implementasi, hingga evaluasi kegiatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ipb.ac.id