MY Gelar Kampanye Zero Waste (umy.ac.id)
INDOZONE.ID - Menjelang perhelatan besar Broadcaster Award (BA) ke-18, mahasiswa yang tergabung dalam Ikom Radio Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan kampanye luar ruang bernama RAKSHANA.
Aksi ini dipusatkan pada 5 Juni 2026, di dua lokasi utama, yaitu lingkungan kampus UMY dan kawasan populer Alun-Alun Kidul (Alkid) Yogyakarta.
Baca juga: Mahasiswa UMY Juara 1 Debat Bahasa Arab Tingkat Internasional, Kalahkan Peserta dari 6 Negara
Nama RAKSHANA dipilih bukan tanpa alasan. Kata tersebut berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti menjaga atau memelihara.
Pemilihan Alun-Alun Kidul sebagai lokasi aksi juga didasari oleh statusnya sebagai ruang publik yang sangat ramai sehingga berpotensi menghasilkan banyak sampah.
Fokus utama dari gerakan ini adalah menyuarakan konsep Zero Waste atau hidup minim sampah.
Melalui kegiatan yang diselenggarakan, panitia berusaha mengubah pemahaman masyarakat dari sekadar teori lingkungan menjadi praktik nyata yang bisa diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
General Manager Ikom Radio sekaligus penanggung jawab acara, Paradiesa Churiyya Layyina (Echa), mengungkapkan bahwa isu lingkungan menjadi tema sentral tahun ini karena maraknya bencana ekologis.
“Banyak bencana alam dan persoalan lingkungan yang belum terselesaikan. Karena itu, kami merasa isu lingkungan menjadi isu yang relevan dan penting untuk diangkat tahun ini. Melalui RAKSHANA, kami ingin mengajak masyarakat untuk mulai menjaga lingkungan dari hal-hal sederhana,” ungkapnya.
Baca juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup, PPG Unesa Cetak Duta Zero Waste untuk Indonesia
Sebelum melakukan aksi fisik di lapangan, panitia terlebih dahulu bergerak di ruang digital.
Mereka memanfaatkan media sosial untuk mengedukasi publik mengenai cara memilah sampah yang benar, mengajak orang-orang membawa botol minum sendiri (tumbler), serta meminimalkan pemakaian kantong plastik sekali pakai.
Puncak kampanye lapangan dilakukan dengan aksi bersih-bersih lingkungan yang bekerja sama dengan komunitas pengelola sampah di Yogyakarta.
Para peserta menyisir area kampus dan Alkid untuk mengumpulkan sampah, yang kemudian langsung dipilah ke dalam beberapa kategori seperti kertas, botol plastik, hingga tutup botol.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Umy.ac.id