Mahasiswa KKN Undip Inisiasi Program Tanggap Kekerasan Berbasis Gender Online di Desa Plosogaden
INDOZONE.ID - Kemajuan teknologi informasi dan internet mempermudah komunikasi dan penyebaran informasi, namun juga melahirkan kejahatan baru seperti Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO).
Menurut Komnas Perempuan, terdapat 1.697 aduan KBGO sepanjang tahun 2023. Kekerasan ini lebih berbahaya karena sering tidak disadari oleh korban dan masyarakat.
Menanggapi hal ini, Nadhilah Ishmah, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, mengadakan program edukasi "Gerakan Bersama Remaja untuk Desa Plosogaden Peduli dan Tanggap Kekerasan Berbasis Gender Online."
Baca Juga: Binus Malang Ajak Dosen Uji Adrenalin dengan Fun Offroad di Coban Talun
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para remaja tentang bahaya KBGO.
Di Poli Klinik Desa, remaja Plosogaden diberi materi tentang berbagai bentuk kekerasan gender online, seperti pelecehan seksual, perundungan, dan penyebaran konten negatif. Nadhilah juga memberikan tips mencegah dan menangani kekerasan gender online.
"Kami berharap program ini menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan nyaman," ujar Bu Tri, Bidan Desa Plosogaden, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah.
Baca Juga: Keren! Dukung UMKM, Mahasiswa Undip Gelar Pelatihan Perhitungan Harga Pokok Produksi
Program ini tenutnya disambut positif dan antusias oleh para remaja Desa Plosogaden.
"Saya jadi tahu banyak bentuk kekerasan gender online. Saya akan lebih hati-hati dalam bermedia sosial," kata Lintang, salah satu peserta.
Ke depan, mahasiswa KKN berencana melanjutkan kegiatan dengan membentuk kelompok diskusi dan membuat konten kreatif untuk menyebarkan pesan kesetaraan gender dan pencegahan kekerasan. Program ini diharapkan dapat menjadikan mahasiswa sebagai agen perubahan dalam masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan