Qismul Arqo, Madrasah yang Didirikan KH Ahmad Dahlan jadi Tonggak Pendidikan Islam Modern Muhammadiyah
INDOZONE.ID - Qismul Arqo, madrasah yang didirikan KH Ahmad Dahlan pada tahun 1918, menjadi simbol pembaruan pendidikan Islam di Indonesia.
Berlokasi di selasar rumah pendirinya, madrasah ini lahir dari pemahaman bahwa ilmu pengetahuan dan ketaqwaan saling melengkapi, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur'an, seperti Surat Al-Mujadalah ayat 11, Surat Fathir ayat 28, dan Az-Zumar ayat 9.
Baca Juga: Ketika Sejarah dan Prestasi Bertemu di SMAN 3 Bandung
Dalam situasi penjajahan Belanda, Qismul Arqo hadir sebagai respons terhadap dominasi pendidikan Barat dan pendidikan tradisional pesantren.
Dilansir dari jurnal karya Nugroho tahun 2020 berjudul "Pemikiran Pendidikan Islam Menurut KH Ahmad Dahlan", Ia memperkenalkan sistem pendidikan modern berbasis Islam, dengan metode seperti penggunaan papan tulis yang mengadopsi sistem Belanda.
Meski demikian, pendidikan agama tetap menjadi inti kurikulum untuk mencetak guru agama di sekolah Muhammadiyah.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Gym Mahasiswa Terjangkau di Malang, Dekat Universitas Muhammadiyah Malang
Kurikulum Qismul Arqo mencakup ilmu agama, seperti fiqh, tasawuf, tafsir, dan ilmu kalam, ditambah pelajaran umum seperti sejarah, bahasa Belanda, bahasa Inggris, dan matematika.
Keberadaan tiga murid perempuan di antara siswa lainnya menjadi salah satu langkah progresif yang tidak lazim pada masa itu, menunjukkan visi Ahmad Dahlan tentang inklusivitas dalam pendidikan.
Qismul Arqo tidak hanya menjadi institusi pendidikan, tetapi juga cikal bakal pengembangan sistem pendidikan Muhammadiyah yang terus relevan hingga kini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jurnal Nasional