Rabu, 18 DESEMBER 2024 • 14:34 WIB

Dukung Branding Lokal! Dosen BINUS Malang Beri Bantuan Merchandise untuk Desa Wisata Edelweiss Pasuruan

Author

Dosen BINUS Malang dukung brand lokal. (Z Creators/Bhekti Setyowibowo)

INDOZONE.ID - Desa Wisata Edelweiss mendapat dukungan nyata dari tim dosen Universitas Bina Nusantara (BINUS) Malang melalui pemberian merchandise sebagai bagian dari strategi penguatan branding destinasi wisata lokal. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian BINUS Malang terhadap pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan.

Pada akhir pekan lalu, berbagai merchandise bertema khas Desa Wisata Edelweiss, seperti kaos, tote bag, dan cendera mata, diserahkan kepada pengelola desa. Barang-barang ini diharapkan dapat digunakan sebagai alat promosi untuk memperkenalkan keunikan destinasi kepada wisatawan, baik lokal maupun internasional.

Kolaborasi untuk Penguatan Branding

Dalam acara penyerahan simbolis, Pandu salah satu dosen BINUS Malang, menyampaikan pentingnya promosi melalui merchandise dalam meningkatkan daya tarik wisata.

Baca Juga: BINUS Fun Carnival 2024: Perpaduan Kreativitas dan Filosofi Budaya Malangan

Desa Wisata Edelweiss di Pasuruan. (Z Creators/Bhekti Setyowibowo)

"Kami berharap merchandise ini bisa membantu Desa Wisata Edelweiss semakin dikenal dan diminati. Dengan branding yang kuat, desa ini bisa menciptakan kesan positif yang mendalam bagi para pengunjung," ungkap Pandu.

Strategi ini dianggap sebagai langkah efektif dalam memperluas jangkauan promosi destinasi melalui pendekatan non-konvensional. Produk merchandise yang khas tidak hanya menjadi cendera mata, tetapi juga alat kampanye yang memperkuat identitas unik desa wisata tersebut.

Apresiasi dan Harapan dari Pengelola

Cahyo, salah satu pengelola Desa Wisata Edelweiss, menyampaikan apresiasinya atas bantuan ini.

"Kami sangat berterima kasih kepada tim dosen BINUS Malang atas dukungan ini. Merchandise yang diberikan akan menjadi sarana penting untuk memperkenalkan desa kami kepada lebih banyak wisatawan," ujarnya.

Baca Juga: Mahasiswa Binus Malang Belajar Pengelolaan Sampah di Singapura

Tak hanya memberikan bantuan, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi yang melibatkan tim dosen, pengelola, dan tokoh masyarakat. Diskusi ini membahas strategi pengelolaan merchandise sebagai alat pemasaran serta cara mengembangkan pariwisata berbasis komunitas yang berkelanjutan.

Desa Wisata Edelweiss: Potensi Besar untuk Dikenal Lebih Luas

Dengan keindahan alam yang eksotis dan potensi wisata yang beragam, Desa Wisata Edelweiss memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi unggulan. Dukungan dari pihak BINUS Malang memberikan energi baru bagi pengelola desa untuk terus berinovasi dalam menciptakan pengalaman wisata yang menarik.

Tim dosen BINUS Malang berharap kolaborasi ini dapat membuka lebih banyak peluang pengembangan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui strategi branding yang konsisten, Desa Wisata Edelweiss diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan dan menciptakan dampak ekonomi positif bagi komunitas lokal.

Sinergi antara BINUS Malang dan masyarakat Desa Wisata Edelweiss ini menjadi contoh nyata bagaimana perguruan tinggi dapat berkontribusi pada pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan. Dengan langkah bersama ini, Desa Wisata Edelweiss siap melangkah menjadi destinasi yang berdaya saing tinggi di Pasuruan dan sekitarnya.

Banner Z Creators Binus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU