Kamis, 05 JUNI 2025 • 17:09 WIB

Mahasiswa Tata Rias UNY Tampilkan Karya Kreatif dalam Pergelaran Rias Fantasi ‘Astaversa’

Author

Pagelaran ‘Astaversa’, sebuah pertunjukan rias fantasi yang dihelat oleh mahasiswa semester 4 Program Studi (Prodi) Sarjana Terapan (D4) Tata Rias dan Kecantikan angkatan 2023, Fakultas Vokasi UNY.

INDOZONE.ID - Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (4/6/25) disulap menjadi panggung seni rias penuh warna dalam pergelaran ‘Astaversa’, sebuah pertunjukan rias fantasi yang dihelat oleh mahasiswa semester 4 Program Studi (Prodi) Sarjana Terapan (D4) Tata Rias dan Kecantikan angkatan 2023, Fakultas Vokasi UNY.

Acara ini merupakan acara rutin yang diselenggarakan setiao tahunnya. Terkhusus tahun 2025 ini mengambil judul Astaversa yang berasal dari gabungan kata ‘asta’ (tangan) dan ‘versa’ (universal), pergelaran ini mengusung filosofi bahwa tangan adalah medium pencipta karya seni tanpa batas. Tema ini menggambarkan keberagaman dalam seni rias fantasi yang universal dan terus berkembang.

Sebagai Ketua Pelaksana acara tersebut, Anissa Cahaya Kamilamba menyampaikan bahwa, kegiatan ini menjadi wadah ekspresi sekaligus ajang unjuk kompetensi mahasiswa dalam bidang rias fantasi, penataan rambut kreatif, serta pengelolaan acara secara profesional.

"Saya rasa manfaat dari pergelaran salah satunya ini, pergelaran ini itu bisa menjadi manfaat untuk di pekerjaan kita nanti. Salah satunya mungkin di dunia perfilman karena perfilman itu membutuhkan make up karakter, make up rias fantasi, jadi itu sangat bermanfaat sekali," katanya disela-sela acara.

Baca Juga: Unit Esports UGM Kenalkan Etika AI di Kalangan Mahasiswa

Rangkaian kegiatan mencakup pembukaan, sambutan, pertunjukan tari pembuka, hingga penampilan tujuh kelompok mahasiswa yang mempersembahkan karya riasan fantasi dengan tema berbeda-beda.

"Untuk pesertanya, kita menampilkan tujuh kelompok rias fantasi dengan mahasiswa Prodi Tata Rias yang berjumlah 52 orang," imbuh mahasiswa Prodi Tata Rias dan Kecantikan Angkatan 2023 tersebut.

Kendati demikian, melalui pergelaran ini, para mahasiswa tidak hanya menampilkan kompetensi dalam merias dan menata rambut, tetapi juga menyuguhkan karya seni rias fantasi dalam konsep sistematis yang dikemas secara profesional yaitu membuat sebuah kegiatan acara pergelaran.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Keuangan dan Sumberdaya Dr. Adeng Pustikaningsih mewakili Dekan. Dalam pidatonya Adeng Pustikaningsih mengatakan kegiatan ini merupakan sarana berlatih kemampuan mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan di UNY.

“Saat kalian mengadakan kegiatan ini pasti ada hal lain yang tidak ada di bangku kuliah seperti bagaimana berkomunikasi dengan orang lain, memanajemen waktu, menata emosi dan empati. Mudah-mudahan ini dapat menjadi bekal terjun di dunia luar," tuturnya.

Adeng berpesan pada mahasiswa program studi tata rias dan kecantikan agar terus mencari ilmu karena sekolah yang tidak pernah putus adalah kehidupan.

Turut hadir dalam pergelaran ini antara lain Wakil Dekan Fakultas Vokasi, Ketua Departemen Boga, Busana Rias dan Kecantikan, para dosen, serta tamu undangan dari SMK dan orang tua mahasiswa.

Kepala Departemen Boga, Busana, Rias dan Kecantikan Fakultas Vokasi Dr. Christine Ulina Tarigan. Christine menyebut, acara ini merupakan sebuah kreativitas yang ditampilkan merupakan bukti bahwa pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam membentuk insan yang terampil, inovatif dan siap berkarya di tengah dunia kecantikan yang terus berkembang.

“Saya percaya apa yang kita saksikan hari ini bukan hanya sebuah pagelaran seni tapi juga cermin dari dedikasi, sinergi dan komitmen dalam membangun pendidikan bermakna," ujar Christine Ulina Tarigan.

Christine berharap, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi sekaligus ajang promosi kompetensi lulusan tata rias UNY kepada masyarakat luas.

"Melalui Astaversa, mahasiswa tidak hanya ditantang untuk berkreasi secara estetis, namun juga memperkuat keterampilan manajerial dan kerja sama tim," pungkas Christiane.

BACA JUGA UNY Terima 1.682 Mahasiswa Baru Jalur SNBP Tahun Ini

Salah satu peserta pementasan

Salah satu peserta, Naziah Hasan mengatakan karya rias kelompoknya diberi nama ‘The Art of Tarantula’, filosofi busananya dirancang dengan bulu-bulu berwarna hitam, coklat, oranye dan kuning yang menyatu harmonis dengan body painting.

“Tekstur bulu menggambarkan kesan hidup dan liar sementara perpaduan warna mewakili insting tajam, perlindungan, dan ketenangan yang mengintimidasi," ucapnya.

BACA JUGA Kala Siswa SMA Sleman dibekali Pembelajaran Creativepreneur Oleh Dosen Seni Rupa UNY

Acara juga dimeriahkan dengan parade model dan perias, penampilan bintang tamu, serta pembagian doorprize.
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU