INDOZONE.ID - Banyak orang bermimpi melanjutkan studi ke luar negeri, namun terkadang muncul kekhawatiran harus berpisah dengan keluarga. Kabar baiknya, ada beberapa negara yang bisa kuliah sambil bawa keluarga.
Negara-negara ini menawarkan visa pelajar untuk keluarga, sehingga mahasiswa bisa tetap dekat dengan pasangan dan anak selama studi.
Berikut enam negara yang dikenal ramah bagi mahasiswa internasional yang ingin kuliah di luar negeri bersama pasangan dan anak.
Baca juga: 10 Negara yang Bisa Kamu Tinggali Hingga 6 Bulan Tanpa Visa, Apa Saja?
6 Negara yang Bisa Kuliah Sambil Bawa Keluarga
1. Kanada
Kanada menjadi salah satu negara yang menawarkan peluang kuliah sambil bawa keluarga. Melalui izin belajar (study permit), mahasiswa internasional bisa membawa pasangan, anak-anak di bawah 21 tahun, bahkan anggota keluarga lainnya. Menariknya, pasangan juga bisa mendapatkan izin kerja terbuka selama masa studi berlangsung.
Dengan kebijakan ini, Kanada termasuk salah satu destinasi populer untuk studi di luar negeri ramah keluarga. Beberapa dokumen yang perlu disiapkan antara lain paspor, akta nikah, bukti keuangan, serta dokumen tempat tinggal.
2. Jerman
Jerman juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membawa keluarga melalui visa reuni keluarga. Negara ini memang dikenal cukup terbuka bagi mahasiswa yang ingin kuliah di luar negeri bersama pasangan dan anak.
Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, seperti kepemilikan tempat tinggal yang layak, dana yang cukup, dan sertifikat kemampuan bahasa Jerman minimal level A1. Biaya visa ini terbilang terjangkau, yakni sekitar €75 per orang.
Baca juga: 4 Negara Digital Nomad Terbaik di Asia untuk Bekerja Jarak Jauh
3. Australia
Australia termasuk negara yang bisa kuliah sambil bawa keluarga dengan berbagai kemudahan. Visa pelajar subclass 500 memungkinkan mahasiswa membawa pasangan dan anak-anak yang masih di bawah umur.
Bahkan, untuk mahasiswa yang mengambil program S2 atau S3, pasangan diberikan hak untuk bekerja penuh waktu. Tak heran jika Australia kerap disebut sebagai negara studi di luar negeri ramah keluarga. Namun, perlu diingat, biaya visa pasangan di Australia bisa mencapai AUD 7.000.
4. Austria
Austria menawarkan visa tinggal jangka panjang bagi keluarga mahasiswa internasional. Visa ini berlaku untuk masa tinggal lebih dari 90 hari, dengan biaya sekitar €150. Negara ini juga masuk dalam daftar negara yang menawarkan peluang kuliah sambil bawa keluarga.
Pasangan dan anak-anak di bawah usia 18 tahun bisa ikut tinggal bersama mahasiswa, asalkan memenuhi syarat administrasi seperti dokumen hubungan keluarga, asuransi kesehatan, surat keterangan bebas kriminal, serta bukti dana dan tempat tinggal.
5. Selandia Baru
Selandia Baru juga menjadi pilihan menarik bagi mahasiswa yang ingin kuliah di luar negeri bersama pasangan dan anak. Biaya visa untuk pasangan sekitar NZD 700 dan untuk anak-anak sekitar NZD 395.
Pasangan yang ikut bisa mendapatkan visa kerja terbuka jika masa tinggal lebih dari enam bulan. Selain itu, anak-anak juga bisa mendapatkan akses pendidikan selama orang tua mereka kuliah. Tak heran jika Selandia Baru termasuk destinasi favorit untuk studi di luar negeri ramah keluarga.
6. Amerika Serikat
Amerika Serikat menawarkan visa F-2 untuk pasangan dan anak-anak di bawah 21 tahun bagi mahasiswa yang memegang visa F-1. Namun, berbeda dengan negara lain, pemegang visa F-2 tidak diizinkan bekerja.
Meski begitu, Amerika tetap menjadi salah satu pilihan negara yang bisa kuliah sambil bawa keluarga, terutama untuk mereka yang ingin fokus pada studi. Biaya pengajuan visa F-2 sekitar USD 185 per orang, dengan masa berlaku yang mengikuti visa F-1.
Tips Penting Sebelum Memilih Negara Tujuan
- Periksa Hak Kerja Pasangan
Negara seperti Kanada, Australia, dan Selandia Baru memberikan izin kerja bagi pasangan mahasiswa.
- Hitung Biaya Hidup dan Visa
Setiap negara menawarkan biaya visa yang berbeda, jadi penting untuk memperhitungkan total kebutuhan biaya.
- Lengkapi Dokumen Penting
Persiapkan dokumen seperti paspor, bukti hubungan keluarga, bukti dana, asuransi kesehatan, dan bukti tempat tinggal.
Bagi yang ingin menempuh studi tanpa harus meninggalkan keluarga, keenam negara ini bisa menjadi pilihan tepat. Masing-masing negara memiliki kebijakan berbeda terkait visa pelajar untuk keluarga, namun semuanya menawarkan peluang untuk kuliah di luar negeri bersama pasangan dan anak.
Dengan persiapan yang matang, kamu bisa menikmati pengalaman studi di luar negeri ramah keluarga tanpa perlu berpisah dari orang-orang tercinta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vanguardngr.com