Kamis, 10 JULI 2025 • 15:20 WIB

Avan Sering Disangka Jualan Piala, Lolos SNBP dan Diterima di FITB ITB

Author

Avan Ferdiansyah dan sederet prestasinya (Instagram/@santosoim)

INDOZONE.IDKabar baik kembali datang dari pelajar berprestasi Indonesia. Kali ini dari Avan Ferdiansyah Hilmi, putra seorang pedagang es keliling, yang berhasil lolos ke Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Avan diterima di Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) ITB, dan merupakan lulusan SMAN 1 Ponorogo, Jawa Timur. Kedua orang tuanya sehari-hari berkeliling menjajakan es.

Kisahnya menarik perhatian warganet. Tak sedikit yang mengira ayahnya, Pak Eko, tidak hanya berjualan es, tetapi juga membuka usaha pembuatan piala. 

Pasalnya, puluhan piala dan piagam berjejer rapi di rumah mereka, seolah-olah koleksi dari bisnis keluarga.

Namun siapa sangka, deretan penghargaan tersebut adalah hasil kerja keras dan prestasi Avan sendiri.

Baca juga: Maba ITB Inspiratif dari Ranah Minang: Bukti Nyata Raih Mimpi

Piala-piala itu tertata di atas meja etalase dan telah ia kumpulkan sejak SD hingga SMA. 

Dalam video yang diunggah oleh pengguna Instagram @santosoim, tampak seluruh piala tersebut dibungkus plastik, menjaganya tetap bersih dan terlihat seperti baru.

Usaha keluarga dalam merawat dan menghargai prestasi Avan menyentuh hati banyak netizen.

Avan dikenal sebagai juara Olimpiade Kebumian. Segudang prestasinya bahkan menarik perhatian Paragon, perusahaan yang kemudian memberikan dukungan berupa laptop dan dana keberangkatannya ke Bandung.

Cita-cita Avan untuk berkuliah di ITB sudah ia tanamkan sejak SMA.

Baca juga: Alumni ITB Dorong Mahasiswa Teknik Telekomunikasi Studi ke Luar: Jangan Puas Bersaing Hanya di Dalam Negeri

Saya memang dari awal menargetkan SNBP. Jadi, nilai harian saya jaga. Saya juga aktif ikut lomba-lomba, termasuk yang diadakan ITB,” ujar Avan.

Keterbatasan ekonomi tak menjadi penghalang. Deretan prestasinya menjadi saksi bisu dari dedikasi dan semangat juangnya yang luar biasa.

Kisah Avan menjadi bukti bahwa tekad, kerja keras, dan dukungan keluarga, mampu membuka jalan menuju impian. 

Ia membuktikan bahwa mimpi besar tetap bisa dicapai, tak peduli dari mana kita berasal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@santosoim

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU