Rabu, 16 JULI 2025 • 13:30 WIB

Bukan Sekadar UMKM! Mahasiswa KKNT IBNU 90 Undip Bangun Website untuk Pengrajin Tembaga Legendaris Cepogo

Author

Mahasiswa KKN Undip Bangun Website untuk Pengrajin Tembaga Legendaris Cepogo (dok. Tim KKNT IBDU 90 Kelompok 1)

INDOZONE.ID - Suara dentingan palu dan aroma logam panas masih akrab di rumah produksi milik Agus Witopo, seorang pengrajin tembaga yang sudah puluhan tahun berkarya di Desa Cepogo, Boyolali. Namun, di tengah pesatnya era digital, produk khasnya mulai kalah pamor karena tidak tersentuh teknologi.

Melihat kondisi itu, mahasiswa Universitas Diponegoro dari Kelompok 1 Tim KKNT IBDU 90 Tahun 2025 turun tangan. Selama Juni hingga Juli 2025, mereka bukan hanya membantu memotret produk atau menulis katalog, tapi juga menciptakan sebuah website profesional yang memperkenalkan Maju Jaya Art ke dunia maya.

UMKM Maju Jaya Art sendiri sudah lama dikenal sebagai pembuat kerajinan tembaga unggulan, dari dekorasi dinding hingga lampu gantung elegan. Sayangnya, metode pemasaran yang masih sebatas dari mulut ke mulut atau WhatsApp membuat jangkauan pasarnya terbatas.

Baca juga: Alternatif Sehat Pengganti Ayam, Mahasiswa KKN UNDIP Melakukan Inovasi Pembuatan Nugget Ikan Lele

Melalui proyek ini, mahasiswa merancang sebuah website yang berisi profil usaha, sejarah pendirian, katalog produk, layanan custom, kontak pemesanan, hingga testimoni pelanggan. Tak hanya itu, pelatihan intensif juga diberikan kepada pemilik usaha agar ke depan mampu mengelola website dan media sosial secara mandiri.

Kami ingin warisan keahlian seperti ini nggak tenggelam oleh zaman. Website ini jadi jembatan agar produk kerajinan lokal bisa tampil percaya diri di pasar yang lebih luas,” kata Indah Julayka, koordinator program dari Kelompok 1.

Website Maju Jaya Art (dok. Tim KKNT IBDU 90 Kelompok 1)

Inovasi ini disambut hangat oleh Agus Witopo.

Biasanya saya ngirim foto satu-satu lewat WA. Sekarang orang bisa lihat semua produk saya dari mana saja. Rasanya seperti punya etalase digital sendiri,” ujarnya dengan bangga.

Baca juga: Kreatif! Mahasiswa KKN Undip Sulap Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi

Inisiatif sederhana namun berdampak ini membuktikan bahwa transformasi digital tak harus dimulai dari kota besar. Di tangan mahasiswa, desa pun bisa bergerak maju. Bukan sekadar membantu, mereka membuka pintu baru bagi UMKM lokal untuk bertumbuh dan dikenal dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU