Tim 98 KKN-T Universitas Diponegoro Berpartisipasi dalam Gebyar Pesona Pudakpayung: Dukung UMKM dan Wisata Lokal
INDOZONE.ID - Pudakpayung adalah salah satu kelurahan di Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, yang dulunya dikenal sebagai daerah penyangga antara kawasan kota dan pedesaan. Dulu, aktivitas masyarakat di sini lebih banyak berpusat pada perdagangan tradisional. Namun, seiring perkembangan zaman, Pudakpayung tumbuh menjadi sentra ekonomi lokal dengan banyaknya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama di bidang kuliner dan produk kreatif.
Menariknya, selain dikenal sebagai pusat UMKM, Pudakpayung juga menyimpan pesona wisata alam. Salah satu destinasi andalannya adalah Curug Kedung Kudhu, air terjun alami yang menyuguhkan panorama indah dan nuansa asri. Dengan potensi ini, Pudakpayung berkembang tak hanya sebagai pusat ekonomi produktif, tapi juga sebagai tujuan wisata lokal yang menjanjikan.
Dalam mendukung potensi tersebut, Tim KKN-T 98 Universitas Diponegoro ikut terlibat aktif dalam berbagai kegiatan masyarakat. Berikut kontribusi yang mereka berikan:
1. Mendukung Pameran UMKM
Tim KKN-T 98 Undip membantu menyiapkan area pameran, mendata peserta, hingga memberi panduan agar produk UMKM tampil menarik. Produk khas seperti jajanan tradisional dan olahan rumahan jadi daya tarik utama yang dipamerkan ke publik.
2. Berperan dalam Kegiatan Senam Lansia
Gak cuma fokus di ekonomi, Tim KKN juga mendukung kegiatan senam lansia dengan menyiapkan perlengkapan dan mendampingi jalannya acara. Tujuannya jelas, meningkatkan kesadaran masyarakat soal pentingnya gaya hidup sehat.
3. Membantu Fashion Show Lokal
Fashion show ini jadi ajang hiburan sekaligus unjuk kreativitas warga. Tim KKN-T 98 terlibat dalam penataan karpet, panggung, koordinasi peserta, hingga dokumentasi. Yang ditampilkan? Busana dengan sentuhan lokal tradisional yang khas banget!
4. Pelestarian Alat Musik Tradisional Kolintang
Biar budaya lokal nggak hilang, ada sesi khusus pengenalan alat musik kolintang. Tim KKN membantu menyiapkan materi edukasi, alat pertunjukan, dan dokumentasi. Harapannya, generasi muda makin cinta sama seni tradisional.
Baca juga: Buku Tabungan Sampah, Inovasi Mahasiswa KKN UNDIP di Sambiroto
5. Wisata ke Curug Kedung Kudhu
Sebagai penutup rangkaian acara, para peserta diajak wisata ke Curug Kedung Kudhu. Tim KKN-T 98 ikut memastikan rombongan aman selama perjalanan, sekaligus mendokumentasikan keindahan curug sebagai bahan promosi wisata alam Pudakpayung.
Dengan kolaborasi antara masyarakat dan mahasiswa, Pudakpayung tak hanya makin kuat secara ekonomi, tapi juga makin dikenal sebagai kelurahan yang penuh potensi, baik di bidang UMKM maupun pariwisata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung