INDOZONE.ID - Kabar baik datang dari Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, yang berhasil dapat akreditasi internasional dari ASIIN (Accreditation Agency for Degree Programmes in Engineering, Informatics, Natural Sciences and Mathematics).
Akreditasi ini didapatkan oleh enam program studi (prodi) di Fakultas Pertanian UNPAD. Enam prodi tersebut adalah S-1 Agribisnis, S-1 Agroteknologi, S-2 Agronomi, S-2 Ilmu Ekonomi Pertanian, S-2 Ilmu Tanah, dan S-3 Ilmu Pertanian.
Sebelumnya, enam prodi tersebut juga sudah mendapatkan akreditasi Unggul dari BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi).
Baca juga: UMM PMM: Langkah Kecil di Google Maps, Dampak Besar untuk UMKM Desa Semen
Proses Akreditasi ASIIN di UNPAD
Proses akreditasi dimulai dari pengajuan dokumen di tahun 2024. Setelah itu, asesor dari ASIIN mengunjungi UNPAD pada 30-32 Januari 2025. Pada dua hari tersebut, asesor melakukan wawancara, mulai dari pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, dan alumni.
Bukan cuma itu, para asesor juga melakukan pengecekan terhadap fasilitas penunjang pendidikan, seperti laboratorium dan teaching farm di Fakultas Pertanian UNPAD.
“Kami berharap akreditasi ini membangun rekognisi kualitas pendidikan untuk memperkuat daya saing lulusan di kancah global, sejalan dengan visi Unpad untuk menjadi universitas kelas dunia,” kata Dekan Faperta Unpad, Dr. Ir. Meddy Rachmadi, M.P.
Baca juga: Mahasiswa KKN UNDIP Angkat Potensi Wisata Candi Tugu di Semarang
Bukti Standar Internasional
Akreditasi ini menjadi bukti kalau Fakultas Pertanian UNPAD telah memenuhi standar internasional. Hal ini dapat dilihat dari segi kurikulum, metode pembelajaran, fasilitas, dan kualitas pengajaran, yang bisa memenuhi standar global.
Selain itu, menegaskan peran dari perguruan tinggi dalam pembangunan berkelanjutan (SDGs) nomor 2,4,9, dan 17.
Baca juga: Mau Kuliah di Luar Negeri Tapi Minder Paket C? Don’t Be! Ini Jalannya!
Upaya Menaikan QS World Ranking
Meddy juga mengungkapkan, kalau proses akreditasi internasional ini jadi salah satu upaya untuk menaikkan peringkat di QS World Ranking, khususnya di bidang Pertanian dan Kehutanan. Saat ini, UNPAD berapa di posisi antara 301-350 di tahun 2025.
“Kedua pencapaian ini akan membuka peluang pengembangan program-program studi dan meningkatkan kolaborasi institusi di tingkat internasional,” katanya.
Pencapaian akreditasi internasional ASIIN juga menjadi komitmen Fakultas Pertanian UNPAD, terkhusus untuk memperluas jaringan internasional serta meningkatkan kualitas pendidikan.
Perolehan ini diharapkan bisa berdampak positif pada pengembangan ilmu pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unpad.ac.id