Rabu, 17 SEPTEMBER 2025 • 12:20 WIB

Mahasiswi China Cetak Sejarah di Harvard, Sampaikan Pesan Persatuan Global dalam Wisuda

Author

Momen wisuda Yurong Luanna Jiang (Youtube/@Harvard University)

INDOZONE.ID - Siapa sih yang gak tau Harvard University? Salah satu universitas terkenal di seluruh dunia, apalagi para wisudawannya yang bertalenta.

Tahun ini suasana wisuda Harvard University terasa beda. Bukan hanya karena momen sakral yang selalu ditunggu ribuan mahasiswa dari seluruh dunia, tapi juga karena hadirnya seorang mahasiswi asal China  yang berhasil mencetak sejarah.

Baca juga: Uniknya Wisuda Ala Kyoto University, Dari Cosplay Anime sampai Kostum Unik!

Yurong “Luanna” Jiang, mahasiswi Harvard asal China pertama yang berdiri di podium utama dan menyampaikan pidato kelulusan yang menggugah banyak orang.

Jiang menjadi perempuan China pertama yang dipercaya menjadi student speaker dalam acara wisuda Harvard. 

Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya kemanusiaan bersama (shared humanity) dan persatuan global.

Pesan itu seolah menjawab keresahan dunia yang kini diwarnai konflik, perbedaan, hingga krisis yang memisahkan banyak bangsa.

Momen Bersejarah Bagi Mahasiswa Internasional

Bagi banyak mahasiswa, terutama dari luar negeri, kehadiran Jiang di panggung Harvard adalah simbol penting.

Ia gak hanya berbicara sebagai perwakilan angkatan, tapi juga mewakili jutaan pelajar internasional yang berjuang di negeri orang.

Pidatonya terasa makin bersejarah karena bertepatan dengan keputusan penting di Amerika Serikat. Pada hari yang sama, seorang hakim federal memblokir kebijakan Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) yang sebelumnya berpotensi melarang kampus menerima mahasiswa internasional.

Artinya, perjuangan para pelajar asing untuk tetap bisa menimba ilmu di kampus top dunia mendapat angin segar.

Pidato Yurong Luanna Jiang (Youtube/@Harvard University)

Mahasiswa Agen Perubahan Global

Menariknya lagi, yang membuat pidato Jiang istimewa bukan hanya isi pesannya, tapi juga bagaimana ia menyampaikannya. Dengan penuh percaya diri, ia menekankan bahwa mahasiswa adalah agen perubahan global.

Banyak audiens menilai, kata-katanya bukan sekadar seremonial, melainkan panggilan nyata untuk menciptakan solidaritas lintas bangsa.

Momen ini sekaligus ngebuktiin kalau peran mahasiswa internasional gak bisa dipandang sebelah mata. Mereka membawa perspektif berbeda, menambah warna pada dunia akademik, dan tentu saja memberi kontribusi besar pada isu-isu global.

Baca juga: Unik! Wisuda ITB Nobel Indonesia Angkat Tema One Piece

Pidato bisa lebih dari sekadar kata-kata. Melalui suaranya, Luanna Jiang bukan hanya mencatat sejarah pribadi, tapi juga menginspirasi banyak mahasiswa di seluruh dunia. Bahwa kampus bukan akhir perjalanan, melainkan awal untuk kontribusi yang lebih besar untuk semua orang.

Nah, kalau kamu di posisi Luanna Jiang saat ini, isu sosial apa yang bakal kamu jadiin tema pidatonya kamu?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@collective_voices, Instagram/@collective_voices

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU