Selamat! Aplikasi “Safety Driving” Karya Mahasiswa UNAIR Raih Medali Perunggu di Ajang Internasional
INDOZONE.ID - Mahasiswa UNAIR kembali bikin gebrakan. Tim mahasiswa lintas jurusan UNAIR menghadirkan sebuah aplikasi safety driving yang dirancang khusus untuk mobilitas harian mahasiswa.
Mulai dari antar-jemput kampus, kegiatan organisasi, sampai perjalanan lapangan. Inovasi ini gak berhenti di level konsep tapi aplikasi ini sudah diprototipkan, diuji terbatas di lingkungan kampus, dan baru aja mengantongi bronze medal pada sebuah kompetisi inovasi tingkat internasional.
Baca juga: AI Ciptaan Oxford jadi Inovasi Pintar Bantu Astronom Temukan Supernova di Langit Penuh Noise
Kenapa Buat Anak Kampus?
Menurut tim UNAIR mobilitas mahasiswa itu padat. Pagi kelas, siang rapat, sore praktikum, malam kepanitiaan. Ritme cepat sering bikin kewaspadaan turun kayak ngantuk, ngebut biar gak telat, atau sekadar lupa pakai sabuk pengaman.
Nah tim UNAIR melihat celah di sini dan menawarkan solusi berbasis mobile app dan dashboard yang mengawinkan sensor ponsel, peta digital, dan machine learning untuk memantau kebiasaan berkendara secara real time.
Fitur Inti yang Tepat Sasaran
Driver Score, menilai pola berkendara (kecepatan, pengereman mendadak, akselerasi ekstrem, dan belokan tajam).
Skor harian memicu pengingat perilaku aman dan bisa dipakai panitia atau UKM saat memilih sopir piket.
- Geofencing dan speed guard, sistem yang mengenali zona kecepatan di area kampus/sekitar. Aplikasi memberikan peringatan lembut bila pengemudi melewati ambang batas.
- Fatigue dan distraction check, memanfaatkan pola ponsel (mis. interaksi saat kendaraan bergerak) sebagai indikator gangguan, plus interval istirahat yang disarankan bila perjalanan cukup panjang.
- Trip log dan audit, setiap perjalanan terekam (rute, durasi, cuaca, kepadatan lalu lintas). Laporan otomatis memudahkan evaluasi pasca-kegiatan.
- Panic button, tombol darurat yang mengirim lokasi ke kontak kampus yang telah ditetapkan (satpam, penanggung jawab kegiatan, atau teman satu tim).
- Mode Kolektif, untuk perjalanan rombongan: admin dapat melihat status tiap kendaraan secara agregat di dashboard web.
Cara Kerja yang Sederhana
Pengguna tinggal mendaftar dengan email institusi, pilih mode “sendiri” atau “rombongan”, lalu mulai perjalanan. Di belakang layar, algoritma memadukan data GPS, akselerometer, dan peta kecepatan setempat.
Semua data diolah lokal lebih dulu, hanya ringkasan yang naik ke server kampus untuk keperluan laporan dengan opsi anonimisasi agar privasi tetap aman.
Baca juga: Mahasiswa UNAIR Kembangkan Inovasi BIOCHICK+, Sabet Juara 3 di Ajang KIMVETAS 2025
Tim juga menambahkan badge dan streak aman sebagai gamifikasi supaya perilaku berkendara baik terasa rewarding, bukan menggurui.
Nah, menurut kamu aplikasi ini bakal ngebantu banget atau sama aja kayak aplikasi lain?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unair.ac.id