INDOZONE.ID - Semarak perayaan Dies Natalis ke-62 IPB University menghadirkan Agrisymphony 2025 yang digelar pada 27–28 September 2025 di Kampus IPB Dramaga.
Dengan tema “Explore the Power of Imagination”, festival ini menjadi ruang tempat kreativitas, keberagaman, dan kebebasan berekspresi dalam satu kebersamaan.
Dua hari penuh, Telaga Inspirasi hingga Jalan Koin IPB University Dramaga berubah menjadi lautan manusia.
Baca juga: 3 Mahasiswa IPB University Sulap Limbah Kelapa Sawit Jadi Panel Akustik Ramah Lingkungan
Ribuan mahasiswa, sivitas akademika, hingga masyarakat umum, larut dalam suasana yang hidup bersama dengan panggung seni, alunan musik, hingga permainan interaktif, berpadu menghadirkan nuansa meriah yang sulit dilupakan.
Hari pertama dibuka dengan keceriaan Bora Killzone, permainan futsal di atas lapangan balon licin yang menyalakan tawa.
Sore menjelang malam, pentas semakin berwarna dengan The Kiddy, penampilan dance K-pop bertema gelap, disusul atraksi vokal, tari tradisional, sulap, hingga penampilan band.
Di Jalan Koin, Expo UKM memperlihatkan beragam potensi mahasiswa, sementara permainan Goyang Dombret mengundang sorak sorai.
Menjelang malam, Random Play Dance menjadi magnet energi anak muda yang tidak pernah padam.
Hari kedua menghadirkan nuansa berbeda, yaitu dengan senam pagi bersama Agrianita, Pet Care Day yang memberi layanan kesehatan hewan gratis, lalu parade musik dan tarian, hingga penampilan Band Dalam yang memikat perhatian.
Malam puncak, Diskoria menyalakan atmosfer festival dengan 15 lagu yang menggema bersama ribuan suara pengunjung.
Tahun ini, Agrisymphony juga menghadirkan wajah baru. AGSN Pawtrol hadir sebagai ruang peduli hewan, digagas oleh Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB.
Sementara itu, AGSN X mengajak pengunjung bermain interaktif ala petak umpet, ditutup dengan Karaoke Night bersama DJ.
Di sudut lain, cita rasa Nusantara hadir melalui IPB Culinary Festival yang merangkul UMKM kuliner.
Baca juga: IPB Satukan Mahasiswa, Saintis hingga Pembuat Kebijakan Bahas Isu Laut Paling Mendesak
Malam pun kian semarak saat Telaga Inspirasi menjelma pasar malam berlampu gemerlap, lengkap dengan wahana kora-kora, AGSN Slide, rumah hantu, bianglala, hingga photobooth yang tak pernah sepi antrian. Setiap momen menjadi ruang tawa, sorak, dan kebersamaan.
Tidak hanya menyalakan euforia, Agrisymphony juga menyuarakan keberlanjutan. Bora Killzone selaras dengan SDG 3: Good Health and Well-being, sementara AGSN Pawtrol mencerminkan SDG 15: Life on Land. Pesan ini menjadi pengingat bahwa pesta dapat sekaligus bermakna.
“Aku seneng banget bisa nikmatin Agrisymphony tahun ini. Dari awal aku udah nunggu Diskoria sama penampilan temen-temen sendiri. Expo UKM bener-bener ngebantu aku buat milih kegiatan di kampus. Apalagi di IPB Culinary Festival, makanannya unik dan rasanya beda dari yang biasa aku coba,” ujar mahasiswa IPB angkatan 62 mengungkapkan kesannya terhadap Agrisymphony 2025.
Dengan antusiasme yang membara, Agrisymphony 2025 kembali menegaskan dirinya sebagai festival tahunan terbesar IPB University sebuah ruang yang merawat imajinasi, menumbuhkan kolaborasi, dan merayakan semangat muda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan