Dosen Telkom University Ajarkan Siswa SMKN 2 Bandung Bangun Reputasi Diri Autentik Lewat Konten
INDOZONE.ID - Sejak pagi, suasana aula SMKN 2 Bandung ramai dengan peserta siswa - siswa yang telah hadir dengan penuh semangat dan antusiasme.
Para siswa bersemangat mengikuti seminar bertema konten kreator, dengan judul "Content Creator - Personal Branding is a Must! Bangun Citra Diri Melalui Konten".
Kegiatan yang diselenggarakan pada Selasa, 7 Oktober 2025 ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) yang digagas oleh para dosen Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial Telkom University.
Acara ini diketuai oleh Reni Nuraeni dan tim pelaksana yang dipimpin oleh Haris Annisari Indah, bersama tim dari International Photography and Short Movie Festival (IPSMF) 2025 yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Telkom University.
Seminar ini membekali siswa dengan pemahaman mendalam tentang bagaimana membangun citra diri atau personal branding yang kuat di era digital.
Personal branding didefinisikan sebagai proses membangun citra atau reputasi diri secara sadar dan konsisten, sehingga orang lain dapat mengenali serta memahami keunikan dan nilai yang ditawarkan.
"Di era digital, personal branding sangat penting karena platform media sosial memudahkan publik mengenal dan menilai kita hanya lewat konten yang kita buat, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman bahwa tanpa branding yang tepat, kualitas dan keunikan konten terkadang sulit dikenali oleh audiens." ujar Haris Annisari Indah, ketua tim pelaksana Abdimas IPSMF 2025.
Pemateri utama, Reni Nuraeni, Dosen Telkom University, menjelaskan bahwa di dunia yang serba digital, personal branding sangat penting karena media sosial memudahkan publik mengenal dan menilai seseorang hanya lewat konten yang dibuat.
"Personal branding adalah cara Anda menjawab pertanyaan 'Who Are You?' kepada dunia," ujar Reni Nuraeni.
"Ini bukan tentang menjadi orang lain, tetapi tentang menampilkan versi terbaik dari diri Anda yang asli secara konsisten, dimulai dari mengenali nilai unik, membangunnya melalui konten berkualitas, dan menjaganya agar tetap konsisten".
Selain materi inti, kegiatan juga diselingi dengan Pre Test dan Post Test untuk mengukur pengetahuan siswa sebelum dan sesudah mendapatkan materi, serta dimeriahkan dengan ice breaking game: Tebak Kata.
Permainan ini menggunakan istilah-istilah kunci dari materi untuk menguji pemahaman siswa-siswi secara interaktif.
Interaksi antara siswa dan pemateri berlangsung hangat. Para peserta tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga diajak memahami elemen fundamental personal branding seperti mengenal diri sendiri (self-awareness), menentukan target audiens, dan membangun narasi diri yang otentik.
Kepala Sekolah SMKN 2 Bandung, Hasan Iskandar, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
"Materi tentang personal branding ini terasa sangat relevan dan inspiratif bagi siswa kami," kata Hasan Iskandar.
"Para siswa kini tidak hanya belajar membuat video yang bagus, tapi juga belajar bagaimana memposisikan diri di dunia digital agar karier dan peluang kerja sama mereka bisa lebih cepat dan terarah".
Seminar ini menjadi bukti nyata sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah kejuruan dalam memperkuat literasi digital dan kesiapan karir generasi muda.
Melalui kegiatan ini, tim Abdimas IPSMF 2025 berharap dapat menumbuhkan semangat kreatif sekaligus kesiapan digital generasi muda untuk bersaing di era ekonomi berbasis konten.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung