Sabtu, 11 OKTOBER 2025 • 18:10 WIB

3 Alasan Kenapa Kamu Susah Action Padahal Niat Sudah di Dada

Author

Ilustrasi (freepik.com)

INDOZONE.ID - Banyak mahasiswa memiliki niat besar untuk produktif mulai dari menyelesaikan skripsi, mengembangkan bisnis, hingga membangun kebiasaan belajar yang konsisten. Tapi, di tengah semangat yang tinggi, banyak pula yang akhirnya berhenti di fase “nanti saja”. 

Hal ini bukan semata karena kurangnya motivasi, tetapi sering kali disebabkan karena pola pikir dan kebiasaan yang belum terkelola dengan baik. Berikut ini tiga faktor utama yang membuat seseorang sulit untuk memulai sesuatu.

Baca juga: 7 Kebiasaan Pemimpin yang Menghambat Kinerja Tim di Kampus

1. Terlalu Banyak Pilihan

Memiliki terlalu banyak rencana justru bisa membuat seseorang kebingungan menentukan prioritas. Otak manusia cenderung menolak ketika dihadapkan pada terlalu banyak opsi hasilnya, muncul perasaan stuck dan gak tahu harus mulai dari mana.

Misalnya, ketika menghadapi daftar tugas yang panjang mulai dari makalah, revisi presentasi, hingga ujian banyak yang akhirnya memilih menunda karena bingung menentukan langkah pertama.

Solusinya, tentukan prioritas utama. Fokuslah pada satu tugas yang paling penting dan realistis untuk diselesaikan lebih dulu sebelum berpindah ke pekerjaan berikutnya.

2. Rasa Takut Gagal dan Perfeksionisme

Banyak mahasiswa menunggu waktu yang dianggap “tepat” untuk mulai. Mulai dari menunggu suasana hati yang baik, waktu yang ideal, atau kondisi yang sempurna. Padahal, momen ideal seperti itu jarang sekali datang.

Rasa takut gagal dan keinginan untuk selalu menghasilkan yang terbaik sering kali justru menjadi penghambat terbesar. Padahal, kesempurnaan hanya bisa dicapai melalui proses dan latihan.

Karena itu mulailah dari langkah kecil. Lima menit pertama yang gak sempurna jauh lebih berharga daripada satu jam yang hanya dihabiskan untuk berpikir tanpa bertindak.

3. Gak Memiliki Rencana yang Terstruktur

Niat tanpa strategi sering kali berakhir dengan penundaan. Jadi mulailah dari melakukan perencanaan, karena perencanaan yang jelas bisa bantu otak fokus dan menurunkan rasa cemas. Buatlah jadwal yang spesifik, misalnya membaca 10 halaman selama 20 menit pada waktu tertentu.

Dengan rencana yang terukur, proses belajar atau bekerja menjadi lebih mudah dilakukan karena langkah awal sudah tertata dengan baik.

Baca juga: 5 Strategi Berbasis Kekuatan Akademik ala Harvard untuk Mahasiswa Cerdas

Mulailah dari hal kecil, berhenti menunggu kesempurnaan, dan buat rencana sederhana yang bisa diukur hasilnya. Kesuksesan gak selalu dimiliki oleh mereka yang bergerak paling cepat, tetapi oleh mereka yang konsisten melangkah bahkan ketika motivasi sedang menurun.

Jadi, kapan nih kamu akan mengambil langkah pertama menuju versi diri yang lebih produktif? 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@labirinperubahan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU