INDOZONE.ID - Universitas Pelita Harapan (UPH) dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Terproduktif dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Skema Insentif 2025 Klaster IV.
UPH berhasil meloloskan tiga tim mahasiswa di ajang bergengsi PKM Awards 2025 yang digelar oleh Kemdikstisaintek di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Ajang tahunan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemdikstisaintek ini digelar pada 26 Oktober 2025 di UPI, Bandung.
Penghargaan ini diberikan untuk kampus dengan jumlah tim terbanyak yang lolos Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Skema Insentif, program apresiasi bagi karya tulis mahasiswa yang dinilai layak dipublikasikan. Skemanya meliputi PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI) dan PKM-Gagasan Futuristik Tertulis (PKM-GFT).
3 Tim UPH Tembus Ajang Nasional
Tahun ini, UPH berhasil meloloskan tiga tim penerima insentif: satu tim di kategori PKM-AI dan dua tim di PKM-GFT.
Tim PKM-AI yang dipimpin oleh Grace Patricia Ananta meneliti “Efektivitas Model Machine Learning dalam Klasifikasi Penyakit Kardiovaskular pada Individu.”
Sementara di kategori PKM-GFT, dua karya unggulan datang dari Vito Valentino dengan konsep “ALGABLOOM: Permukiman Berbasis Photobioreactor Alga untuk Net Zero Emission di Indonesia,” dan Siwardin Harefa dengan gagasan “Radioimunoterapi Berbasis Targeted α Therapy Menggunakan Isotop Actinium-225 untuk Pengobatan Leukemia Akut.”
Kolaborasi Jadi Kunci Prestasi
Penghargaan diterima oleh Dr. Andry M. Panjaitan, selaku Associate Vice President of Student Development, Alumni, and Corporate Relations UPH. Ia menegaskan bahwa capaian ini bukan hasil kerja individu, tapi buah dari kolaborasi seluruh elemen kampus.
“Semangat kolaborasi menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pembelajaran yang mendorong mahasiswa terus berinovasi,” ujar Dr. Andry.
“Lebih dari sekadar prestasi, ini mencerminkan semangat mahasiswa UPH untuk memberi dampak positif sekaligus memuliakan Tuhan,” lanjutnya.
Mendorong Inovasi Mahasiswa Indonesia
Dalam acara yang sama, Dr. Benny Bandanadjaja, Direktur Belmawa Kemdikstisaintek, menekankan bahwa PKM adalah wujud nyata pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.
Ia menyebut kegiatan ini mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif di kalangan mahasiswa.
“Kreativitas berarti melahirkan sesuatu yang baru, dan hal ini dapat diasah melalui kegiatan seperti PKM,” ujarnya.
“Kami berharap penghargaan ini menumbuhkan semangat berkelanjutan bagi mahasiswa untuk terus berinovasi dan menciptakan solusi berdampak,” tambahnya.
Pembinaan dan Dukungan Berkelanjutan dari UPH
Untuk mencapai prestasi nasional ini, UPH menjalani proses pembinaan panjang sejak Juli hingga November 2025. Tahapan penjurian dan evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas pembinaan, keterlibatan dosen, dan produktivitas mahasiswa.
UPH rutin mengadakan pelatihan penyusunan proposal, konsultasi dengan reviewer nasional, hingga monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kegiatan tim. Pendekatan ini membentuk budaya akademik yang produktif dan berorientasi inovasi.
Komitmen UPH dalam Menumbuhkan Generasi Inovatif
Capaian di PKM Awards 2025 menjadi bukti bahwa UPH serius menyiapkan mahasiswa agar siap bersaing di dunia akademik dan profesional. Melalui pembinaan berkelanjutan, UPH ingin mencetak lulusan yang unggul, kreatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Uph