Selasa, 11 NOVEMBER 2025 • 13:05 WIB

Canggih! NTU Jadi Institut Pendidikan Tinggi Pertama di Singapura yang Pakai Aplikasi AI untuk Pertolongan Pertama Psikologis

Author

NTU mencetak rekor nasional dengan kampanye pertolongan pertama psikologis bertenaga AI (ntu.edu.sg)

INDOZONE.ID - Nanyang Technological University, Singapura (NTU Singapore) mencetak sejarah nasional usai melatih jumlah orang terbanyak dalam Pertolongan Pertama Psikologis (PFA) dalam waktu dua bulan.

Pencapaian ini melibatkan 232 mahasiswa dan staf, serta diakui resmi oleh Singapore Book of Records pada upacara yang diadakan 23 Oktober 2025. 

Baca juga: Dari Kampus, Mayang Ayunani Dinobatkan Jadi Duta Batik Nasional

Upacara dihadiri oleh Bapak Ong Eng Huat, Presiden, Singapore Book of Records dan Tamu Kehormatan, Prof Christian Wolfrum, Rektor dan Wakil Presiden, NTU Singapura dan Prof Lee Cheng, Ketua, Panel Penasihat Akademi Palang Merah Singapura.

Pemecahan rekor tersebut merupakan bagian dari perayaan Hari Kesehatan Mental Sedunia. PFA adalah keterampilan yang melengkapi peserta dengan kemampuan praktis, untuk memberikan bantuan empatik dan suportif kepada mereka yang berada dalam kesulitan.

Mirip Resusitasi Jantung Paru (CPR) atau pertolongan pertama fisik, PFA memberdayakan anggota komunitas biasa untuk memberikan bantuan psikologis sebagai respons pertama, sebelum bantuan khusus tersedia. 

Baca juga: Mahasiswa Sibuk Merapat! Ini 5 Tips Memilih Olahraga Agar Fisik dan Mental Tetap Terjaga

Untuk menciptakan komunitas kampus yang lebih peduli dan tangguh, Kantor Kesejahteraan Universitas NTU meluncurkan kampanye, “Jadilah Juara PFA” pada Agustus 2025.

Selama dua bulan, mahasiswa dan staf didorong untuk mendaftar pelatihan PFA melalui aplikasi pembelajaran seluler digital.

NTU adalah Institut Pendidikan Tinggi pertama di Singapura yang menggunakan aplikasi untuk memberikan pelatihan PFA.

Dikembangkan lewat kemitraan dengan Palang Merah Singapura, aplikasi ini memanfaatkan simulasi bertenaga AI bagi pelajar untuk melatih keterampilan PFA sesuai kecepatan mereka sendiri. 

Baca juga: UBSI "Upgrade Skill" Tata Pamong Paninggilan Utara dengan Pelatihan Komunikasi dan Kepemimpinan

Berbeda dengan pembelajaran elektronik tradisional yang fokus pada transfer penghetahuan, aplikasi ini membangun kepercayaan diri dan kompetensi pelajar. Alhasil, memungkinkan dukungan psikologis langsung saat mereka mempraktikkan keterampilan PFA yang telah mereka pelajari.

Selama tiga tahun terakhir, total 4.710 orang telah dilatih PFA, di mana 3.130 siswa dilatih melalui aplikasi seluler sejak April 2024.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ntu.edu.sg

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU