Mahasiswa UNY sedang meneliti di Lab (uny.ac.id)
INDOZONE.ID - Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) membuat sebuah inovasi unik, untuk jaga kualitas air dengan menggunakan kulit pisang.
Tim mahasiswa ini melakukan riset berjudul “Green Synthesis Cu2O/TiO2 Nanotube Arrys (TNA) buat Deteksi Ion Pb2+ di Air”.
Hasilnya, tim ini berhasil kembangin teknologi ramah lingkungan yang bisa deteksi keberadaan logam berat timbal (Pb2+) jadi lebih efisien serta berkelanjutan.
Baca juga: Makan Malam Networking di Korea Buktikan Koneksi BINUS Tak Kenal Jarak dan Waktu
Inovasi ini hadir dari keprihatinan karena meningkatnya pencemaran air di Kota Yogyakarta. Dari data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) 2024, kadar timbal di Sungai Winongo, Gajah Wong, dan Code naik signifikan. Awalnya ada di angka 0,015 mg/L jadi 0,09 mg/L.
Kandungan timbal ini memiliki sifat toksik dan bioakumulatif, yang dapat mengancam kesehatan manusia, khususnya pada sistem saraf dan organ vital. Bahkan bisa berdampak kepada rantai makanan.
Tim mahasiswa ini terdiri dari lima orang, yaitu Bonita Arum Ningtyas (S1 Fisika), Devita Amalia Zuhrida (S1 Fisika), Martin Immanuel Panjaitan (S1 Fisika), Kunnasywa Sani (S1 Kimia), dan Melda Novita Rahmadani (S1 Kimia).
Baca juga: Dosen Pembimbing Sulit Ditemui? Ini Strategi Jitu Mahasiswa untuk Tetap Lanjut Skripsi
Dengan situasi tersebut, mereka bergerak buat menghadirkan sensor air berbasis fotokatalis, tapi lebih efisien, murah, praktis, dan ramah lingkungan.
Dalam prakteknya, mereka mengganti bahan kimia sintesis dengan senyawa alami polifenol yang berasal dari kulit pisang kepok.
“Selama ini, metode deteksi timbal memerlukan reagen kimia dan alat canggih yang mahal. Kami ingin menciptakan cara yang lebih sederhana, berbasis bahan alami yang bisa ditemukan di sekitar kita,” jelas Bonita selaku ketua tim.
Pisang kepok diolah jadi ekstrak kaya polifenol, setelah itu dipakai untuk hasilin material Cu2O/TNA lewat proses deposisi elektrokimia.
Material ini bisa menyerap cahaya dan hasilin respons fotolistrik saat bereaksi dengan ion timbal di air. Hal ini bisa deteksi adanya kandungan Pb2+ dengan tingkat akurasi tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Uny.ac.id