Jumat, 14 NOVEMBER 2025 • 08:00 WIB

Kamu Wibu atau Suka Budaya Jepang? Ini Dia 3 Jurusan yang Cocok untuk Pencinta Budaya Jepang dan Animasi

Author

Ilustrasi mahasiswa DKV (freepik.com)

INDOZONE.ID - Bagi mahasiswa yang memiliki ketertarikan mendalam pada budaya Jepang mulai dari anime sampai karakter manga, memilih jurusan kuliah yang sesuai adalah langkah strategis untuk mengembangkan minat menjadi kompetensi profesional. 

Fenomena “wibu” kini gak sekadar identitas hobi, melainkan potensi pendidikan yang bisa diarahkan secara serius dan produktif di dunia kampus.

Baca juga: 5 Tips ala Orang Jepang untuk Mahasiswa yang Sering Overthinking, Apa Saja?

Mengambil jurusan yang selaras dengan passion memungkinkan proses belajar lebih menyenangkan dan bermakna. 

Alih-alih merasa “hanya menonton” anime, mahasiswa bisa terlibat langsung dalam pembuatan animasi, memahami bahasa Jepang hingga budaya di balik produknya, atau mendesain karakter yang relevan dengan industri kreatif. 

Ada tiga jurusan yang paling sering direkomendasikan bagi pecinta budaya Jepang dan animasi.

Jurusan Sastra dan Bahasa Jepang

Jurusan Sastra dan Bahasa Jepang menjadi pilihan utama karena memberikan fondasi bahasa, sastra klasik, hingga aspek kebudayaan Jepang yang jauh lebih dalam.

Mahasiswa akan mempelajari huruf hiragana, katakana, serta kanji, dan mengeksplorasi konteks budaya yang membentuk karakter cerita Jepang.

Ilustrasi mahasiswa sastra dan bahasa jepang (freepik.com)

Bagi mahasiswa yang ingin memahami anime dari perspektif bahasa asli tanpa teks terjemahan atau terlibat dalam pekerjaan internasional, jurusan ini sangat tepat. 

Berbagai kampus negeri memungkinkan opsi karier seperti penerjemah, educator bahasa Jepang, atau bahkan pekerjaan lintas negara di bidang hubungan internasional.

Desain Grafis, Animasi dan Desain Komunikasi Visual

Bagi mahasiswa yang gak hanya mengonsumsi anime, tapi juga ingin menciptakan karakter, ilustrasi, atau animasi sendiri, jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Animasi sangat relevan. 

Dalam jurusan ini, mahasiswa belajar produksi animasi, ilustrasi digital, desain karakter hingga penguasaan software kreatif.

Ilustrasi mahasiswa DKV (freepik.com)

Hal ini mempersiapkan mahasiswa menjadi animator, game designer, illustrator atau bekerja di studio animasi lokal maupun internasional.

Dengan latar belakang hobi yang kuat terhadap karakter dan estetika Jepang, mahasiswa bisa menggunakan passion sebagai bahan bakar untuk menghasilkan karya-karya kreatif yang dihargai dalam industri.

Pendidikan Bahasa Jepang

Selain fokus pada studi bahasa dan budaya Jepang, jurusan Pendidikan Bahasa Jepang menawarkan keunikan lain yakni peran sebagai pengajar. 

Mahasiswa akan mempelajari pedagogik atau metode mengajar selain bahasa Jepang itu sendiri. Kesempatan karier mencakup institusi pendidikan formal, kursus bahasa, atau lembaga budaya Jepang. 

Ilustrasi mahasiswa pendidikan bahasa Jepang (freepik.com)

Bagi mahasiswa yang tertarik pada budaya Jepang tetapi juga ingin mengambil peran edukator atau pembimbing, jurusan ini memberikan kombinasi yang kaya antara minat dan pengembangan profesional.

Baca juga: Unik Banget! Ini Dia Jurusan Kuliah yang Cuma Ada di Indonesia dan Bikin Bangga Budaya Lokal

Memilih jurusan berdasarkan minat terhadap animasi atau budaya Jepang bukan sekadar soal hobi yang disetujui orang tua, tapi soal mengubah minat menjadi kompetensi yang diakui.

Nah, dari tiga jurusan diatas mana nih yang sesuai dengan minat kamu?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Garut.ayoindonesia.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU