INDOZONE.ID - Sebanyak dua tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengukir prestasi di ajang internasional MAJU:ON Hackathon 2025. Tim ini meraih juara 1 dan 2 kategori Student Track.
Perlombaan kewirausahaan ini diadakan oleh UD Impact, didukung oleh SK Innovation E&S Korea Selatan (Korsel).
Acara ini mempertemukan 16 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Para peserta mempresentasikan inovasi yang dibuat dalam bidang energi, lingkungan, dan ekonomi hijau.
Baca juga: Dosen FK UB Raih Penghargaan Internasional Berkat Inovasi Domy Brush Suction
Di juara pertama, tim Mycomarine UGM berhasil buat inovasi Seathera, sebuah kemasan ramah lingkungan berbahan mycelium yang bisa terurai cepat.
Tim ini diketuai oleh Gerson Lewis, dengan anggota, yaitu Brilliant Christalia Anjani dan Felicia Jeanete Adelyn dari Fakultas Pertanian, serta Viena Kurniawan dari Sekolah Vokasi.
Inovasi ini menawarkan alternatif material berkelanjutan untuk dukung pengurangan polutan plastik dan mikroplastik di perairan.
Sementara itu, di juara kedua, ada Faiz Armani Attamimy dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, yang dapat penghargaan lewat inovasi Caisistant, berupa teknologi pemurnian air berbasis biji kelor (moringa oleifera).
Baca juga: Bak Ratu, Mahasiswi Teknik Mesin Ini Diarak dengan Singgasana saat Perayaan Wisuda
Produk ini bekerja dengan cara mengikat dan mengendapkan kotoran tanpa bahan kimia, sehingga lebih aman dan berpotensi jadi solusi bagi masyarakat yang kurang akses air bersih.
Faiz menyebut ajang ini jadi kesempatan buat menambah wawasan pengembangan ide bisnis berbasis keberlanjutan.
“Mengikuti kompetisi ini menjadi pengalaman berharga dan membuka wawasan baru tentang bagaimana inovasi kecil dapat memberi dampak besar. Terima kasih kepada para coach atas bimbingan dan dukungannya selama proses ini,” ujarnya.
Baca juga: UIN Jakarta Masuk Kampus Top Indonesia 2026 versi QS WUR, Jadi PTKIN Terbaik
Direktur Kemahasiswaan UGM, Dr. Hempri Suyatna, mengapresiasi atas prestasi kedua tim tersebut.
Ia menegaskan UGM terus perkuat ekosistem kewirausahaan mahasiswa lebih berbagai fasilitas dan kerja sama lintas sektor.
Baginya, capaian ini bisa menujukkan kapasitas mahasiswa UGM dan memadukan ilmu pengetahuan, kreativitas, dan kepedulian sosial lebih inovasi berdampak nyata.
Baca juga: 5 Kampus Jurusan Psikologi Terbaik Dunia, Didominasi Universitas di Amerika Serikat
“Pencapaian ini mencerminkan semangat kolaboratif mahasiswa dalam berkompetisi di tingkat internasional dan memperkuat reputasi universitas sebagai inovator terdepan di Indonesia,” jelasnya.
Hempri jga menyebut partisipasi UGM di ajang MAJU:ON Hacktahon 2025 ini jadi bukti komitmen kampus untuk membentuk generasi muda yang unggul, adaptif, dan berorientasi secara global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ugm.ac.id