Jumat, 28 NOVEMBER 2025 • 11:35 WIB

Tips Kebut SNBT 2026 dari Nol: Strategi Belajar 5 Bulan yang Bikin Skor Melonjak

Author

Ilustrasi calon mahasiswa belajar (freepik.com)

INDOZONE.ID - Persiapan menghadapi SNBT 2026 kini makin padat karena jadwal seleksi dipercepat. Kondisi ini pastinya membuat banyak calon mahasiswa harus bergerak cepat dan mulai belajar lebih terstruktur sejak jauh hari.

Ini dia tips kebut lima bulan yang bisa diikuti dari November hingga Maret.

Baca juga: Bingung Pilih Jurusan Kuliah? Ini 6 Faktor Utama yang Wajib Dipikirkan Sebelum Menentukan Minat Studi

November: Pemanasan dengan Penalaran Umum (PU)

Bulan pertama difokuskan pada Penalaran Umum yang dikenal sebagai subtes paling “ringan”. Latihan harian dianjurkan sekitar 5 hingga 10 soal, disertai pembahasan hingga benar-benar memahami pola logika yang diuji. Langkah praktis di bulan ini antara lain:

  • Mengenali tipe soal PU sejak awal.
  • Mencatat kesalahan yang sering muncul.
  • Menggunakan metode eliminasi untuk soal tricky.

Pendekatan ini bertujuan meningkatkan rasa percaya diri sekaligus membangun ritme belajar yang stabil sebelum masuk materi yang lebih berat.

Desember: Matematika dan Kuantitatif, Waktu untuk Memperkuat Dasar

Memasuki bulan kedua, fokus utama beralih ke Pengetahuan Kuantitatif (PK) dan Penalaran Matematika (PM). Keduanya termasuk subtes dengan tingkat kegagalan paling tinggi, sehingga butuh persiapan intens. Materi yang harus dikuasai mencakup:

  • Aljabar
  • Persamaan linear
  • Peluang
  • Aritmatika
  • Fungsi
  • Geometri
  • Statistik
  • Transformasi geometri

Strategi belajar disarankan dimulai dari konsep dasar baru kemudian masuk ke level soal yang lebih kompleks. Di akhir bulan, latihan campuran hingga 50 soal menjadi target ideal.

Januari: Penguasaan Pengetahuan dan Pemahaman Umum (PPU)

Pelajar diarahkan untuk memahami ide pokok, mencari hubungan antarkalimat, serta memperkuat kosakata. Beberapa latihan penting di bulan Januari meliputi:

  • Membuat daftar 100 kosakata baku.
  • Latihan kalimat efektif.
  • Membaca artikel opini atau berita dan merangkum isi dalam tiga kalimat.
  • Melakukan simulasi 20 soal PPU setiap minggu.

Tujuannya memperkuat logika verbal dan meningkatkan sensitivitas pada struktur bahasa.

Februari: Percepatan Pemahaman Bacaan dan Menulis (PBM)

Pada bulan keempat, fokus mulai diarahkan pada kemampuan membaca cepat, memahami argumen, serta menulis kalimat efektif. Materinya mencakup:

  • Tata paragraf
  • Morfologi
  • Sintaksis
  • EYD 5.

Latihan yang konsisten akan membantu mengurangi kehilangan makna saat membaca teks panjang, sekaligus meningkatkan kemampuan analisis bacaan.

Maret: Fase Intensif dan Konsolidasi

Bulan terakhir adalah tahap pematangan. Semua subtes harus dilatih secara rutin melalui simulasi lengkap dengan durasi dan format yang mirip SNBT asli. Evaluasi kesalahan setiap minggu juga menjadi kunci untuk memperbaiki strategi.

Baca juga: Top 10 Jurusan Paling Menjanjikan: Bikin Masa Depan Lebih Aman dan Cuan Terjamin

Fokus literasi juga diperkuat, terutama dengan membaca opini, esai akademik, hingga berita internasional. Tujuannya mempertajam analisis serta ketahanan membaca dalam waktu lama.

Dengan mengikuti alur lima bulan ini, peluang meraih skor tinggi makin terbuka lebar. Persiapan yang terencana, latihan konsisten, dan evaluasi berkala bakal jadi kombinasi terbaik untuk menghadapi SNBT 2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@pejuangmasukptn

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU