Kamis, 11 DESEMBER 2025 • 16:20 WIB

Darurat! ISPA dan Diare Hantui Korban Bencana Aceh, Tim Medis UNS Pilih 'Gerilya' Layanan Door-to-Door

Author

Kondisi lapangan di Aceh (uns.ac.id)

INDOZONE.ID - Tim Operasi Tanggap Darurat Bencana Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, mengirimkan sejumlah laporan terbaru dari lapangan pada 7 Desember 2025.

Komandan Tim 2, Agung Nugeroho, melaporkan hasil asesmen awal yang mengindikasikan munculnya sejumlah kasus penyakit di kalangan warga terdampak.

Baca juga: Kasus Alzheimer di Indonesia Meningkat, Pakar UGM Ungkap Cara Mencegahnya

Kasus-kasus yang mulai terdeteksi termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), diare, serta masalah pada kulit atau gatal-gatal.

Berdasarkan temuan tersebut, fokus utama tim kini adalah memastikan ketersediaan obat-obatan penting di wilayah bencana.

“Menurut info Tim 1, untuk mendirikan klinik di daerah terdampak belum memungkinkan karena situasi alam belum kondusif. Maka untuk sementara setelah berunding, kami sepakat untuk tim medis melakukan visit ke daerah terdampak. Kami kembali ke posko apabila layanan medis di daerah tersebut sudah dirasa cukup, begitu seterusnya,” terang Agung. 

Baca juga: Komunitas Tari Keluwih Beksan Ubaya Tampil Memukau di Ajang Indonesia Menari 2025

Menyikapi situasi tersebut, tim medis UNS memutuskan untuk secara langsung mengunjungi komunitas yang terdampak guna memberikan layanan medis door-to-door.

Strategi ini melibatkan tim yang akan kembali ke posko apabila layanan medis di suatu daerah sudah dianggap cukup, dan kemudian melanjutkan kunjungan ke daerah terdampak lainnya.

Semua pergerakan tim dilakukan dengan koordinasi penuh, menunjukkan komitmen UNS untuk memberikan bantuan terbaik bagi korban bencana. 

Baca juga: Tanggap Bencana, Unpad Kirim Relawan dan Beri Beasiswa ke Mahasiswa Terdampak Bencana

Tim yang berjumlah delapan personel ini terdiri dari tenaga medis, termasuk dokter, perawat, dan apoteker, serta relawan SAR.

Setelah menempuh perjalanan dari Rektorat UNS di Surakarta, transit di Aceh Besar, dan memenuhi kebutuhan dasar di SMKN 2 Banda Aceh, Tim 2 tengah mempersiapkan diri untuk pergerakan selanjutnya menuju Kota Lhokseumawe, Aceh.

Misi utama mereka adalah melaksanakan asesmen dan layanan medis awal di wilayah bencana.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Uns.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU