INDOZONE.ID – Ada banyak mahasiswa yang bermimpi bisa mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Namun, hal ini tentu tidak mudah, mengingat banyaknya persaingan yang ketat.
Jika kamu tertarik untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri, ada 6 tips yang dapat kamu coba agar peluangmu lebih besar.
Baca juga: Tanggap Bencana, Unpad Kirim Relawan dan Beri Beasiswa ke Mahasiswa Terdampak Bencana
1. Aktif Mencari Informasi Beasiswa
Untuk meningkatkan peluang, kamu harus aktif mencari informasi dari berbagai sumber. Mulailah dengan mengunjungi situs resmi beasiswa, website universitas luar negeri, dan platform edukasi.
Selain itu, bertanya kepada dosen, guru, atau alumni yang sudah pernah melamar akan memberikanmu gambaran nyata tentang prosesnya.
Semakin banyak informasi yang kamu kumpulkan, semakin mudah menentukan beasiswa yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuanmu.
2. Buat Daftar Beasiswa untuk Mempermudah Perencanaan
Buatlah daftar khusus untuk membantumu, karena beasiswa luar negeri memiliki syarat dan tanggal yang berbeda-beda.
Tuliskan nama beasiswa, universitas tujuan, persyaratan dokumen, jenis program, dan deadline. Menggunakan spreadsheet akan memudahkanmu memantau progres, dan menghindari kekeliruan.
Dengan daftar yang rapi, kamu bisa menyiapkan semua kebutuhan secara teratur tanpa terburu-buru menjelang penutupan pendaftaran.
Baca juga: 5 Tips Anti Menderita! Trik Jitu Mahasiswa untuk Hemat Biaya Hidup di Luar Negeri
3. Pelajari Visi dan Misi Pemberi Beasiswa
Setiap beasiswa memiliki tujuan tertentu, misalnya mengembangkan riset, memperkuat kerja sama internasional, atau membangun kemampuan kepemimpinan.
Dengan memahami karakter lembaga tersebut, kamu dapat menyesuaikan motivation letter agar lebih tepat sasaran.
Contoh, jika beasiswa mengutamakan kontribusi sosial, kamu bisa menonjolkan pengalaman dalam kegiatan masyarakat. Penyesuaian ini membuatmu terlihat lebih matang di mata selektor.
4. Pertimbangkan Negara dengan Peminat Lebih Sedikit
Negara populer seperti Jepang, Inggris, atau Korea biasanya memiliki jumlah pelamar beasiswa yang sangat banyak.
Jika kamu bersedia lebih fleksibel, memilih negara yang kurang populer bisa membuka peluang lebih besar.
Persaingan lebih ringan, namun kualitas pendidikan tetap baik. Selain itu, pengalaman belajar di negara yang tidak banyak dipilih bisa memberi perspektif baru yang unik dan berharga.
Baca juga: Mahasiswa UNIKOM Sabet Emas di Ajang Internasional: Raih Juara di WorldSkills Asia Taipei 2025
5. Tulis Motivation Letter yang Jujur dan Menonjol
Motivation letter adalah salah satu dokumen yang penting. Hindari kalimat terlalu umum, dan fokuslah pada pengalaman pribadi yang membentuk minatmu.
Jelaskan mengapa kamu memilih bidang tersebut, apa tujuanmu, serta kontribusi yang ingin kamu berikan setelah menyelesaikan studi.
Letter yang jujur dan berbobot membantu selektor memahami kepribadian dan motivasimu lebih jelas.
6. Kirim Berkas Lebih Awal untuk Menghindari Risiko
Ada baiknya mengirimkan berkas sejak awal yang dapat memberikan banyak keuntungan.
Panitia biasanya lebih teliti saat memeriksa berkas awal, dan kamu terhindar dari masalah teknis seperti kesalahan unggah atau website yang bermasalah.
Mengirim lebih awal juga memberi ruang untuk memperbaiki dokumen jika ada yang kurang. Dengan waktu yang cukup, aplikasi bisa disusun lebih rapi, lengkap, dan profesional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ehef.id