Sabtu, 13 DESEMBER 2025 • 15:47 WIB

Solidaritas Unila untuk Korban Bencana Sumatra: Himpun Rp60 Juta dan Berangkatkan 12 Tenaga Medis

Author

Unila galang donasi untuk korban bencana alam Sumatra usai senam bersama (unila.ac.id)

INDOZONE.ID - Universitas Lampung (Unila) menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di Sumatra melalui serangkaian kegiatan penggalangan donasi.

Aksi kemanusiaan ini diadakan pada 12 Desember 2025, usai kegiatan senam bersama yang berlokasi di Rektorat Unila

Baca juga: Darurat! ISPA dan Diare Hantui Korban Bencana Aceh, Tim Medis UNS Pilih 'Gerilya' Layanan Door-to-Door

Kegiatan tersebut adalah wujud kepedulian sivitas akademika Unila terhadap musibah yang melanda Sumatra, dilaksanakan melalui pengumpulan dana, doa bersama, dan pelepasan tenaga medis.

Dana sumbangan sementara yang berhasil dihimpun dari jajaran pemimpin universitas saat ini totalnya telah mencapai Rp60 juta

Dana yang berhasil dikumpulkan, nantinya akan disalurkan secara transparan kepada korban yang membutuhkan.

Unila juga membuka kesempatan bagi seluruh warga kampus untuk berdonasi melalui donasi barang, seperti pakaian, makanan instan, berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan ibadah lainnya. 

Baca juga: Wujud Kolaborasi Kampus dan Alumni: ITB dan IA ITB Salurkan Bantuan Cepat di 3 Provinsi Sumatra

Untuk memudahkan partisipasi, penggalangan dana juga dilakukan melalui sistem pembayaran QRIS yang mulai diaktifkan pada Jumat siang.

Selain itu, setiap kepala bagian di fakultas diberi mandat untuk menjadi penanggung jawab dalam proses penggalangan donasi.

Nantinya, penyaluran dana akan dilakukan melalui kerja sama dengan tiga perguruan tinggi, yaitu Universitas Sumatra Utara, Universitas Teuku Umar Aceh, dan ISI Padang Panjang.

Kepedulian Unila terhadap musibah yang melanda Sumatra (unila.ac.id)

Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., selaku Rektor Unila, juga secara resmi memberangkatkan 12 dokter yang akan bertugas di wilayah Tamiang, Aceh.

Baca juga: Perguruan Tinggi di Sumbar Bersatu Padu Tangani Bencana, Sediakan Banyak Layanan

“Mudah-mudahan para dokter ini bisa melaksanakan tugasnya dan memberikan manfaat untuk saudara-saudara kita di sana,” tuturnya.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si., menerangkan bahwa tim yang bertugas terdiri dari dua dokter umum, satu dokter spesialis, satu bidan, dua perawat, dan enam mahasiswa aktif koas.

Tim medis dijadwalkan berangkat pada hari Minggu setelah melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan di lokasi. Koordinator tim, dr. Rasmi Zakiah Oktarlia, S.Ked., M.Farm., memastikan bahwa tim mereka telah membawa dukungan logistik.

Baca juga: Darurat! ISPA dan Diare Hantui Korban Bencana Aceh, Tim Medis UNS Pilih 'Gerilya' Layanan Door-to-Door

Dukungan tersebut meliputi alat-alat untuk pemeriksaan fisik dasar dan juga persediaan sejumlah obat-obatan.

Fokus penanganan medis diperkirakan mencakup gangguan kesehatan umum seperti masalah kulit, saluran pernapasan, dan pencernaan.

“Kita memiliki alat untuk melakukan pemeriksaan fisik dan untuk obat-obatan masih berkoordinasi lebih lanjut dengan dinas kesehatan serta penunjang pengobatan lainnya di Tamiang,” ujarnya.

Meski estimasi awal masa penugasan adalah sekitar satu pekan, durasi ini dapat diperpanjang jika kondisi di lapangan mengharuskan demikian.

Baca juga: Berani Angkat Video Isu Kesehatan Mental, Mahasiswa Ubaya Raih Juara 2 Dekativity 2025

Lokasi penugasan tim akan diselaraskan dengan titik-titik layanan kesehatan (posko) yang telah ditetapkan oleh dinas kesehatan setempat.

Kegiatan kemanusiaan ini tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menyalurkan empati, kepedulian, dan semangat untuk saling menguatkan di tengah masa pemulihan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unila.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU