Jumat, 19 DESEMBER 2025 • 14:00 WIB

Cari Kuliah yang Santai? Intip 5 Jurusan dengan Tekanan Akademik yang Minim

Author

Ilustrasi mahasiswa jurusan seni musik (Freepik)

INDOZONE.ID – Tidak semua jurusan kuliah memiliki tekanan akademik yang sama. Beberapa bidang studi dinilai lebih ramah terhadap kesehatan mental karena metode pembelajarannya yang fleksibel.

Berikut adalah 5 jurusan yang dikenal memliki tingkat stres yang lebih rendah yang dapat menjadi bahan pertimbanganmu. 

Baca juga: Peluang Kerja Luas hingga Gaji Kompetitif: 6 Alasan Jurusan Teknik Tetap Jadi Pilihan Terbaik Masa Depan

1. Musik

Jurusan musik biasanya lebih menekankan pengembangan kreativitas dan kemampuan praktik mahasiswa dibandingkan ujian tertulis.

Penilaian biasanya dilakukan melalui pertunjukan, proyek seni, atau latihan rutin. Proses tersebut membuat belajar terasa jauh lebih menyenangkan.

Selama memiliki passion dan disiplin dalam latihan, tekanan akademik yang ada di jurusan ini cenderung tidak terlalu membebani secara mental.

2. Pekerjaan Sosial (Social Work)

Program studi ini berfokus pada interaksi manusia dan upaya membantu individu maupun komunitas yang membutuhkan.

Beban akademiknya relatif lebih rendah karena tidak banyak melibatkan perhitungan. Mata kuliah yang diajarkan dominan membahas nilai kemanusiaan, etika sosial, dan studi kasus kehidupan nyata.

Selain itu, adanya praktik lapangan membuat mahasiswa dapat belajar secara langsung dan tidak hanya terpaku pada teori. 

Baca juga: Mahasiswa Prodi Kimia Unair Juara Dua Kategori Kumite Senior di Ajang Karate Internasional

3. Pendidikan Khusus (Special Education)

Pendidikan khusus mempersiapkan mahasiswa untuk mendidik dan mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus.

Materi kuliah yang dipelajari lebih banyak berkaitan dengan metode pembelajaran yang tepat, pengelolaan emosi, serta penggunaan media dan teknologi pendukung.

Walaupun membutuhkan kesabaran dan empati tinggi, tekanan akademik cenderung lebih stabil karena fokusnya pada praktik dan pemahaman perilaku, bukan teori berat.

4. Pendidikan Dasar (Elementary Education)

Pendidikan dasar berfokus pada pembelajaran anak usia sekolah dasar. Mata kuliah yang diberikan umumnya meliputi metode mengajar, psikologi anak, dan pengelolaan kelas.

Beban kuliahnya tidak terlalu berat karena mahasiswa lebih banyak mengembangkan keterampilan praktik daripada teori yang rumit. 

Baca juga: Dari Teknik Sampai Hukum, Begini Latar Pendidikan Empat Komika “Agak Laen”

5. Pendidikan Menengah (Secondary Education)

Pendidikan menengah mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi calon guru dan mengajar di tingkat SMP atau SMA.

Kurikulumnya lebih terarah dan sistematis, dengan fokus pada strategi pembelajaran dan penguasaan materi sesuai bidang studi.

Walaupun tanggung jawab akademik tetap ada, tekanannya masih tergolong moderat dan dapat dikelola dengan baik oleh mahasiswa.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Hotcourses.co.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU