Inovasi Soy Me Up, Mahasiswa Unesa Ubah Sari Kedelai Jadi Minuman Kekinian dan Cookies Zero Waste
INDOZONE.ID - Tim mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuat inovasi pangan berkelanjutan bernama "Soy Me Up".
Produk tersebut merupakan minuman sari kedelai dengan berbagai rasa kekinian yang dipadukan dengan camilan cookies zero waste, makanan ringan dari olahan ampas kedelai.
Baca juga: Program MULTISOY UPI Wujudkan Pemanfaatan Bahan Pangan Berkelanjutan
Inovasi ini dikembangkan lewat Program Bootcamp Kewirausahaan Unesa 2025 dan dipamerkan dalam ajang “Student Impact Venture Showcase 2025” di Kampus II Lidah Wetan pada awal Desember 2025.
Kelompok kreatif ini diketuai oleh Salsabilla Chandraningtyas dari prodi Bisnis Digital. Ia bekerja sama dengan tim yang terdiri dari mahasiswa jurusan Ekonomi, Akuntansi, dan Ilmu Administrasi Negara.
Munculnya ide "Soy Me Up" berawal dari pengamatan mereka terhadap pandangan anak muda, yang sering menganggap sari kedelai sebagai minuman tradisional dengan rasa yang membosankan.
“Berangkat dari pengalaman kami saat magang wirausaha di UMKM Sari Kedelai Pak Rustam, kami melihat potensi besar pengembangan sari kedelai agar tampil lebih modern, baik dari segi rasa, konsep, maupun keberlanjutannya,” tutur Salsabilla.
Baca juga: Mahasiswa Wajib Tahu! 7 Tips Sukses Magang: Dari Bangun Relasi hingga Asah Skill Profesional
Kelebihan utama dari produk tersebut terletak pada varian rasanya yang sangat populer, seperti taro, matcha, hingga red velvet.
Selain menawarkan rasa unik, mereka menerapkan prinsip zero waste dengan mengolah kembali sisa perasan kedelai menjadi kue kering.
Ampas kedelai tersebut dikeringkan, lalu dicampur dengan bahan-bahan berkualitas untuk menghasilkan cookies yang sehat dan enak.
Salsabilla menjelaskan, bahwa pengolahan limbah ini adalah bentuk tanggung jawab mereka agar proses produksi memiliki nilai ekonomi sekaligus menjaga lingkungan.
Meski dalam proses pengembangannya tim menghadapi berbagai tantangan, seperti menjaga konsistensi rasa dan kualitas produk di berbagai varian, tim bisa membuktikan keunggulan produk mereka.
Cookies unik ini pun diminati setelah beberapa kali melewati tahap percobaan. Salah satu pembeli, Azhar, mengaku terkesan dengan rasa minuman yang berbeda dari sari kedelai biasanya, serta keunikan cookies.
Ke depannya, tim berharap "Soy Me Up" bisa berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan dengan jangkauan pasar yang lebih luas.
Baca juga: Peneliti UI Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Lewat Inovasi Budidaya Lebah Madu
“Kami ingin menghadirkan inovasi yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” pungkas Salsabila.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unesa.ac.id