Jumat, 02 JANUARI 2026 • 16:15 WIB

Klinik Pratama Soedirman Unsoed Sabet Penghargaan Transformasi Digital 2025 dari BPJS Kesehatan

Author

Klinik Pratama Soedirman (unsoed.ac.id)

INDOZONE.ID - Klinik Pratama Soedirman, yang merupakan bagian dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), mengukir prestasi gemilang di penghujung tahun 2025.

Fasilitas kesehatan tersebut berhasil menyabet Penghargaan Transformasi Digital Tahun 2025 dari BPJS Kesehatan karena dinilai sukses mengintegrasikan teknologi modern ke dalam layanan kesehatan mereka.

Baca juga: Dukung Layanan Kesehatan, UMY Rescue 2025 Serahkan Water Purifier di Langsa Aceh

Keberhasilan yang diraih didasarkan pada komitmen klinik dalam menerapkan berbagai sistem digital yang memudahkan pasien.

Beberapa inovasi unggulan yang telah dijalankan meliputi Antrean Online, integrasi P-Care, serta penggunaan aplikasi I-CARE.

Teknologi ini dihadirkan untuk memastikan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan nyaman. 

Baca juga: Inovasi Soy Me Up, Mahasiswa Unesa Ubah Sari Kedelai Jadi Minuman Kekinian dan Cookies Zero Waste

Proses seleksi penghargaan berlangsung ketat di tingkat nasional. Di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Purwokerto yang mencakup Kabupaten Banyumas, Cilacap, dan Purbalingga, terdapat 341 fasilitas kesehatan yang bersaing.

Dari ratusan peserta, hanya 23 fasilitas kesehatan yang dianggap memenuhi kriteria dan layak menerima penghargaan, salah satunya adalah Klinik Pratama Soedirman.

Sertifikat penghargaan yang ditandatangani oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, diserahkan langsung pada 29 Desember 2025.

Kepala Badan Pengembangan Usaha (BPU) Unsoed, Dr. Adi Indrayanto, mengungkapkan bahwa pencapaian ini menjadi bukti nyata kemampuan institusi dalam beradaptasi dengan teknologi.

“BPU Universitas Jenderal Soedirman akan terus mendorong penguatan tata kelola, inovasi layanan, dan pemanfaatan teknologi guna memberikan pelayanan kesehatan yang profesional dan berkelanjutan,” tegasnya.

Serupa dengan hal tersebut, dr. Madya Wicaksono selaku Koordinator Unit Layanan Kesehatan Klinik Pratama Soedirman menyatakan bahwa penghargaan yang didapat adalah hasil kerja keras seluruh tim medis.

Baca juga: Respons Bencana Sumatera, UGM Kirim Tenaga Medis ke Daerah Terdampak Setiap Pekan

“Implementasi P-Care, Antrean Online, dan I-CARE kami jalankan secara konsisten sebagai upaya meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan kenyamanan pelayanan bagi peserta JKN. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh tenaga medis dan tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” tuturnya.

Melalui pencapaian tersebut, Klinik Pratama Soedirman kini menjadi panutan (role model) bagi fasilitas kesehatan tingkat pertama lainnya dalam menyukseskan transformasi digital kesehatan di Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unsoed.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU