INDOZONE.ID - Universitas Mercu Buana (UMB) terjun langsung membantu para korban bencana banjir bandang di wilayah Sumatra.
Pada awal Januari 2026, tim dari perguruan tinggi tersebut mendatangi berbagai lokasi terdampak di Provinsi Aceh untuk mendistribusikan bantuan logistik bagi warga yang membutuhkan.
Baca juga: Bantu Wujudkan Mimpi, Mahasiswa UNAIR Dampingi Siswa di Pelosok Desa Lanjut ke Perguruan Tinggi
Bencana banjir ini dipicu oleh tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir November 2025.
Dampaknya pun cukup parah, mulai dari kerusakan rumah tinggal, fasilitas umum, hingga jatuhnya korban jiwa.
Menanggapi situasi tersebut, UMB mengirimkan delegasi untuk mengantarkan bahan makanan, pakaian, alat ibadah, Al-Quran, serta peralatan pertukangan ke posko-posko pengungsian di 11 desa.
Misi kemanusiaan dan pengabdian masyarakat yang dilakukan lebih dari sekedar bantuan sosial, tetapi juga perwujudan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat.
Dr. Hadri Mulya selaku Pengawas Yayasan Menara Bhakti, menjelaskan bahwa pihak yayasan mendukung penuh agar kampus selalu hadir secara nyata saat masyarakat mengalami kesulitan.
Beliau berharap kontribusi yang diberikan bisa meringankan beban ekonomi dan psikologis para korban.
“Meskipun jumlahnya terbatas, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” ungkap Hadri.
Senada dengan hal tersebut, Rektor UMB, Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng, menegaskan bahwa aksi ini adalah komitmen institusional yang berkelanjutan.
Tercatat, UMB telah konsisten membantu korban bencana di berbagai wilayah Indonesia, seperti gempa di Palu, Lombok, Banten, hingga bantuan erupsi Gunung Semeru pada tahun-tahun sebelumnya.
“Universitas Mercu Buana berupaya terus hadir membantu masyarakat yang terdampak musibah di berbagai daerah,” tutur Andi.
Tim yang dipimpin oleh Dr. Achmad Jamil selaku Ketua UMB Peduli Bencana melakukan penyisiran di tiga kabupaten utama, yaitu Aceh Timur, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang.
Di Aceh Tamiang, bantuan juga menyentuh Pondok Pesantren Darul Mukhlishin yang sempat menarik perhatian publik karena menjadi benteng pertahanan warga dari terjangan banjir.
Baca juga: 17 Rumah Hanyut Disapu Banjir, UNAND Siapkan Program Pemulihan Ekonomi dan Psikososial di Guo
Kehadiran tim disambut dengan penuh haru oleh warga setempat. Ust. Mulkana dari Aceh Tamiang dan Abd Rahman dari Aceh Timur menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian UMB yang bersedia datang dari jauh untuk membantu proses pemulihan.
Melalui aksi ini, Universitas Mercu Buana berharap masyarakat terdampak dapat segera bangkit kembali.
Bantuan yang diberikan juga diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi setiap tantangan bencana alam di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mercubuana.ac.id, Mercubuana.ac.id