Kamis, 15 JANUARI 2026 • 14:10 WIB

Mengabdi Lewat Pendidikan: Peran Dr. Nur Subekti dalam Mendirikan Prodi Pendidikan Jasmani UMS

Author

Dr. Nur Subekti, M.Or. (news.ums.ac.id)

INDOZONE.ID - Tidak hanya menyelami dunia akademik, salah seorang dosen Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Nur Subekti, juga menaruh harapan besarnya di dunia pencak silat

Mantan atlet pencak silat ini mengambil peran sebagai tenaga pengajar di UMS dan juga sebagai pelatih. Subekti sendiri memulai karier pencak silatnya sebagai atlet pertama kali di tahun 1999-2000 saat masih berada di bangku SMP. 

Mulai dari situ, ia rutin menyabet sederet prestasi dari tingkat provinsi sampai nasional. Di beberapa kesempatan, ia juga sering mewakili Provinsi Jawa Tengah di sejumlah ajang ternama.

Baca juga: Beasiswa S1 UNHAN 2026: Jadwal, Syarat, dan Jurusan Lengkap

Tidak hanya itu, ia juga turut mengambil peran aktif di Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Di level pelajar saya pernah juara provinsi, lalu di mahasiswa juara nasional, bahkan di level umum juga pernah. Puncaknya saya sempat dipanggil seleksi nasional dan pelatnas,” jelas Nur Subekti.

Dulu, saat masih tinggal di asrama sebagai seorang atlet, ia tetap mengedepankan pendidikannya. Pada 2011, ia lulus dari jurusan Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. 

Saya selalu menanamkan pada diri saya, mau jadi atlet sejauh apapun, pendidikan harus selesai,” ujarnya.

Baca juga: Gagal Terima Email Aktivasi SNPMB? Simak Penyebab dan Solusi Praktisnya!

Demi melanjutkan studi S2, ia rela pensiun sebagai atlet aktif pada tahun 2012 lalu. Pada tahun 2012, Subekti rela pensiun sebagai atlet aktif demi melanjutkan studi ke jenjang S2 dan fokus mengembangkan karier di ranah akademik.

Setelah lulus S2, ia juga mulai coba menitih karier sebagai pelatih. Berkat pengalaman praktik yang cemerlang sebagai atlet dan teori mumpuni yang ia dapatkan sebagai mahasiswa PJOK, metode pelatihan yang ia implementasikan ke atletnya sukses bertumbuh pesat.

"Sejak 2012 saya sudah memegang tim Jawa Tengah, dan sekarang dipercaya menjadi pelatih tim PON,” tuturnya.

Baca juga: Mahasiswa ULM Ajak Warga Terapkan Pertanian Organik yang Cocok dengan Wilayah Perkotaan

Titik balik kehidupan Subekti dimulai saat ia dipercaya untuk mempelopori berdirinya Program Studi Pendidikan Jasmani di UMS. Ia dinilai memiliki bekal mumpuni sebagai praktisi dan akademisi.

Karena saya punya pengalaman di lapangan dan juga akademik, banyak pihak yang merekomendasikan saya untuk merintis prodi ini,” katanya.

Saat itu, Subekti langsung dipilih menjadi Ketua Program Studi (Kaprodi) Pendidikan Jasmani, walaupun ia belum memiliki pengalaman panjang sebagai dosen. Alhasil, ia harus beradaptasi dari awal dalam mengelola pembelajaran, penelitian, pengabdian masyarakat, sampai merancang metode agar program studinya dapat berkembang dan diminati mahasiswa.

Baca juga: Hati-hati! 6 Kesalahan Sepele yang Bisa Menggagalkan Impian Masuk PTN melalui SNBT

Dalam menyiasati hal itu, Subekti juga mulai merekrut dosen-dosen yang kompeten secara teori maupun administrasi.

Saya orang lapangan, maka saya rekrut dosen-dosen yang kuat secara teori dan administrasi. Akhirnya kami saling melengkapi,” jelasnya.

Melalui kerja sama tim yang baik, program studi tersebut berhasil memproleh akreditasi Unggul dan menjadi salah satu jurusan dengan peminat terbanyak.

Di tengah padatnya aktivitas sebagai dosen dan pimpinan fakultas, ia juga tetap meluangkan waktu sebagai seorang pelatih. 

Baca juga: UNAIR Andalkan Peran Alumni dalam Pengembangan Karier Mahasiswa

Saya tidak mau berhenti melatih. Itu bagian dari identitas saya,” tambahnya.

Subekti berharap generasi muda saat ini dapat memprioritaskan olahraga di tengah pertumbuhan teknologi yang sangat cepat. Menurutnya, olahrga bukan hanya berdampak baik bagi kesehatan fisik, tapi juga kesehatan mental.

Olahraga itu kebutuhan. Bergeraklah, jangan hanya melihat media sosial,” tutup Subekti.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: News.ums.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU