INDOZONE.ID - Hampir seluruh sektor industri saat ini membutuhkan tenaga ahli yang memahami pengelolaan lingkungan.
Pembangunan yang terus berkembang harus diimbangi dengan upaya menjaga kelestarian alam agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan.
Karena itu, lulusan Teknik Lingkungan memiliki peluang karier yang sangat luas dan dibutuhkan di berbagai bidang. Berikut 6 prospek kerja yang dapat digeluti teknik lingkungan:
Baca juga: Tembus Starlink dan NASA, Ini 7 Prospek Kerja bagi Sarjana Teknik Dirgantara!
1. Konsultan Lingkungan
Profesi konsultan lingkungan dapat dijalani di lembaga pemerintah maupun perusahaan swasta.
Tugas utamanya adalah memberikan arahan kepada klien agar seluruh kegiatan operasional sesuai dengan peraturan dan kebijakan lingkungan yang berlaku.
Konsultan lingkungan juga membantu menyusun dokumen analisis dampak lingkungan serta memberikan solusi terhadap permasalahan pencemaran yang terjadi.
2. HSE (Health, Safety, and Environment)
Tenaga HSE bertanggung jawab terhadap keselamatan kerja, kesehatan karyawan, serta pengelolaan lingkungan di dalam perusahaan.
Setiap industri wajib menerapkan standar keselamatan kerja sehingga posisi ini sangat dibutuhkan.
Lulusan Teknik Lingkungan berperan memastikan aktivitas perusahaan tidak membahayakan pekerja maupun lingkungan sekitar.
Baca juga: Lulus dalam 3 Tahun 4 Bulan, Rohani Nababan Dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik FEB Unila
3. Konsultan Manajemen Bencana
Bidang ini berfokus pada cara mencegah penanggulangan dan pengurangan risiko bencana.
Seorang konsultan manajemen bencana dapat bekerja sama dengan pemerintah maupun organisasi internasional.
Tujuannya untuk merancang sistem kesiapsiagaan, memperkuat infrastruktur, serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana alami.
4. Green Jobs
Green jobs merupakan jenis pekerjaan yang mengutamakan prinsip ramah lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Perubahan iklim dan kerusakan alam mendorong lahirnya berbagai profesi baru seperti urban farmer, pelaku usaha produk organik, hingga wirausaha di bidang fesyen ramah lingkungan.
Lulusan Teknik Lingkungan memiliki peran penting dalam menciptakan inovasi yang rendah emisi dan berorientasi pada keberlanjutan.
Baca juga: "FASTAN," Inovasi Pertanian Cerdas Garapan UGM dengan Pemkab Kulon Progo
5. Ahli Konservasi Air
Air adalah kebutuhan dasar manusia sehingga kualitasnya harus selalu terjaga. Ahli konservasi air bertugas mengawasi, mengelola, serta memastikan sumber air terbebas dari pencemaran.
Mereka juga merancang teknologi pengolahan air agar layak digunakan oleh masyarakat dan tidak mengandung zat berbahaya.
6. Petugas Konservasi Lingkungan
Profesi ini memiliki tanggung jawab yang cukup luas, mulai dari menyusun program pelestarian alam, merancang kebijakan lingkungan, hingga mengendalikan kerusakan yang terjadi.
Selain itu, petugas konservasi juga terlibat dalam upaya pemulihan kualitas lingkungan agar kembali sehat dan seimbang.
Pekerjaan ini tidak hanya menantang, tetapi juga memberikan kontribusi besar bagi masa depan bumi.
Lulusan Teknik Lingkungan memiliki peran dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.
Apakah kamu tertarik dengan salah satu prospek kerjanya untuk menjaga lingkungan yang sehat dan berkelanjutan?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bakrie.ac.id